Beranda Sosial Budaya Ubah Sampah Jadi Emas, PT Pegadaian Gelar Peresmian Bank STGG

Ubah Sampah Jadi Emas, PT Pegadaian Gelar Peresmian Bank STGG

183

DOMPU, intirakyat.com – PT. Pegadaian (Persero) Kanwil VII Dempasar  bersama Kantor area Dompu, Kamis (29/11) menggelar acara peresmian Bank Sampah The Gade Clean dan Gold (STGG). Sarana bank sampah ini diresmikan secara langsung Direktur SDM dan Hukum PT. Pegadaian, Moh. Edi Isdwiarto ST, MM bersama Bupati Dompu, Drs. H Bambang M. Yasin.

Acara yang berlangsung ramai di lingkungan Baru, Kelurahan Karijawa tepatnya di depan Masjid Ar-Rahman ini, selain Bupati Dompu juga hadir sejumlah Kepala OPD lingkung Pemerintah Kabupaten Dompu beserta perangkatnya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Komunitas Kampung kreatif Dorotangga, Sarangge dan We Save Dompu serta tamu undangan lainnya.

Direktur SDM dan Hukum PT. Pegadaian (Persero), Moh. Edi Isdwiarto ST, MM mengatakan, persoalan sampah di pedesaan maupun di perkotaan tak kunjung selesai. Hal ini karena tingginya kepadatan penduduk membuat konsumsi masyarakat pun tinggi.

Disisi lain kata Dia, lahan untuk menampung sisa komsumsi terbatas, sehingga persoalan semakin bertambah. Sampah konsumsi warga ternyata banyak yang tidak mudabh terurai, terutama plastic. Semakin menumpuknya sampah plastic menimbulkan pencemaran serius. “Kondisi ini disadari sebagian masyarakat dengan menumbuhkan upaya pengurangan sampah plastik. Kantong plastik baru dapat mulai terurai paling tidak selama lebih dari 20 tahun di dalam tanah. Jika kantong plastik itu berada di air, akan lebih sulit lagi terurai,” ungkapnya.

Berangkat dari kondisi ini lanjut Edi, melalui The Gade Clean dan Gold, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, perduli lingkungan akan meningkat. Sehingga program sampah menjadi emas yang direncenakan bersama-sama pemerintah dapat mencapai hasil yang maksimal.

Program The Gade Clean dan Gold dan Pemberian CSR di wilayah Kabupaten Dompu kata Dia, selain sebagai wujud keperdulian pegadian, juga menegaskan kehadirannya sebagai BUMN hadir untuk negeri, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, baik dalam sector ekonomi maupun lingkungan. Selain itu juga, Dompu dapat dijadikan contoh untuk daerah-daerah lain disekitarnnya agar sadar akan lingkungan yang bersih.

Baca :   HUT ke73 TNI, Bupati Beserta Istri Ikut Mendonor di Makodim 1614/Dompu

“Kami akan memberikan pembekalan untuk mengumpulkan dan mengolah sampah. Selanjutnya di konversilkan menjadi tabungan emas. Dengan adannya Bank Sampah di daerah Dompu, pegadian hadir dengan program bersih bersih lingkungan (The Gade Clean dan Gold,Red,” paparnya.

Lebih jauh Edi menjelaskan, untuk pengadaan The Gade Clean dan Gold ini dibutuhkan pembangunan satu unit bank sampah dengan sarana timbangan, Satu unit mesin pencacah plastic , ada alat angkut yakni 3 unit kendaraan operasional merek tiga roda viar. Disamping itu juga, untuk mempermudah dalam administrasi telah disiapkan satu Laptop dan satu printer dan juga bak sampah dari pihak pegadian kepada pihak pengelola bank sampah.

“Dalam penyiapan berbagai sarana penunjang tersebut, diberikan bantuan sebesar RP 156.050.000. Sementara untuk pembuatan bangunan fisik mulai dari awal diberikan bantuan sebesar RP 90 Juta. Kegiatan The Gade Clean dan Gold juga memberikan kepada komunitas pemuda sarangge Kelurahan Bali satu sebesar RP 20.500.000 untuk kegiatan bersih lingkungan. Diberikan juga kepada kampong kreatif Kelurahan Dorotangga RP 43.840.000 (untuk kegiatan kebersihan lingkungan),” terangnya.

Lebih jauh Edi menambahkan, dalam kegiatan ini pun melalui dana CSR, pihaknya memberikan berupa pembangunan Pura Agung Setya Dharma Kabupaten Dompu sebesar RP 30 Juta dan Pemberian bantuan berupa bibit tanaman okulasi di Hutan Tambora Calabai sebesar RP 30 Juta.”Dari sekian bantuan yang diberikan, artinya secara total pegadian telah memberikan bantuan terkait Bank Sampah dan CSR di Dompu sebesar RP 370.390.000. Dengan adanya Program The Gade Clean dan Gold di Dompu diharapkan banyak memberikan manfaat ke masyarakat setempat karena mereka dapat memanfaatkan sampah menjadi tabungan emas,” tutup Edi.

Sementara itu, Bupati Dompu Drs. H Bambang M. Yasin, melalui sambutanya dalam acara tersebut mengatakan, pihaknya sebagai pemerintah sangat bangga dan kagum dengan program PT Pegadaian (The Gade Clean dan Gold).”Kami bangga dan sangat mendukung program ini,” ujarnya.

Baca :   Nurdin AR Bangga Ketemu Ali Taher

Diakui Bupati, selama ini dirinya sering menyampaikan jangan mempersoalkan mengenai sampah. Sebab kata dia, yang tentu menjadi masalah buat semuanya ketika tidak ada sampah karena jika sampah tersebut tidak ada tentu tidak ada orang yang makan. Sebaliknya, kalau sampahnya banyak berakti orang pun makanya banyak.

”Bagaimana harus makan banyak tentu harus punya uang banyak. Jadi tugas kita membuat masyarakat memiliki banyak uang, sehingga dia bisa membelanjakan dan membeli makanan dalam jumlah yang banyak lalu akhirnya menghasilkan sampah yang banyak pula. Jadi mulai hari ini kita bikin banyak sampah,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, PT Pegadaian membangun Bank Sampah di Kabupaten Dompu adalah bukti tanggungjawab sosial dalam bentuk CSR. Bagi orang Dompu mengumpulkan sampah bukan sesuatu yang menyenangkan.”Dulu saya masih ingat waktu SMA, orang yang datang berbisnis sampah di daerah ini adalah orang jawa yang saat itu menukar sampah dengan mobil mobilan plastik dan mainan lainnya. Dan dengan cara itu sudah banyak orang Jawa yang kaya dan membangun rumah besar di Dompu, sementara orang dompu yang malu dengan sampah akhirnya tidak dapat apa-apa,” ungkapnya lagi.

Lebih jauh Bupati berharap, dengan adanya bank sampah (bisnis sampah) ini bisa memotivasi masyarakat Dompu terutama anak-anak muda untuk meningkatkan nilai pendapatan dan ekonominya.”Mau memungut, mengumpulkan dan mengakut sampah itu tidak jadi masalah. Terpenting sampah bisa menghasilkan uang. Jadi saya berharap semoga adanya bank sampah ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya menurut informasi, sebanyak 3 unit kendaraan roda tiga merek Viar yang merupakan bantuan dari PT. Pegadaian (persero)  ini diserahkan kepada We Save Dompu. Kendaraan ini akan dipergunakan untuk melayani dengan cara mengambil dan mengakut sampah di wilayah Kelurahan Karijawa, Bali Satu dan Dorotangga Dompu. Sehingga nantinya, sampah – sampah tersebut akan ditampung di Bank Sampah.(IR3)

BERBAGI