Beranda Peristiwa Tuntut Transparansi Pemilu Serentak 2019, Pemuda Kandai Dua Datangi Kantor PPK Woja

Tuntut Transparansi Pemilu Serentak 2019, Pemuda Kandai Dua Datangi Kantor PPK Woja

364

DOMPU, intirakyat.com – Sejumlah massa aksi dari Pemuda Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Jumat (19/4/2019) mendatangi Kantor PPK Woja yang berlokasi wilayah Kecamatan Woja setempat. Hal ini dilakukan mereka untuk melakukan aksi protes atas dugaan tidak singkronnya hasil perhitungan Formulir C1 TPS 4 dan TPS 10 di Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja.

Koordinator Lapangan (Korlap) Triping Al Khalik, yang juga diketahui Tim sukses dari Partai Nasdem cabang Dompu, menyuarakan berbagai tuntutan antaralain, Meminta Ketua PPK Kecamatan Woja, Irfan untuk membuka kotak suara DPRD Kabupaten. Meminta Ketua PPK Kecamatan Woja untuk menjelaskan atas dugaan kecurangan dan selisih suara yang ada di C1 khusus Partai Nasdem Caleg Dapil II Nomor 7, Taufik, S.T Warga Dusun Buncu Desa Matua, Kecamatan Woja dan Meminta untuk menghadirkan Pengawas Desa, KPPS, PPS, Bawaslu dan KPU supaya kotak suara dapat dibuka.

“Ketua PPK Kecamatan Woja segera membuka kotak suara di TPS 4 dan 10 Kelurahan Kandai Dua untuk kotak suara DPRD Kabupaten. Kami menduga ada selisih suara Caleg dari Partai Nasdem pada formulir C1. Kami menduga ada kecurangan yang di lakukan oleh pihak pengawas di TPS 4 dan TPS 10 Kelurahan Kandai Dua,” ungkapnya.

Baca :   Nekat Tenggak Racun, Seorang Siswi Tewas

Menurut massa aksi, adanya probelema di lapangan berdasarkan C1 adanya kejanggalan. Hal itu kata Dia, terletak pada angka di C1 sudah dilakukan manipulasi.”Apabila tidak di buka kotak suara, kemungkinan akan melahirkan gejolak besar,” ancamnya.

Maka itu, laniut Triping Al Khalik, kehadiran pihaknya disini untuk mengetahui kebenaran atas terjadinya indikasi kecurangan pemilu di tingkat TPS.”Kami meminta untuk membuka kembali kotak suara khusus kotak suara DPRD Kabupaten. Wajib hukumnya memberikan tanggapan dengan secara otentik,” tegasnya.

Disela waktu, Ketua PPK Bapak Irfan, S.Pt, dihadapan para pemuda tersebut mengatakan,
untuk kotak suara tidak bisa dibuka karena melanggar UU Pemilu. Kotak suara baru bisa di buka kata Dia, pada saat Rapat Pleno terbuka pada hari Minggu Tanggal 21 April 2019.”Kami PPK selaku penyelenggara teknis di kecamatan akan membuka kotak suara pada saat rapat pleno terbuka,” jelasnya.

Disela waktu juga, Ketua Panwascam Kecamatan Woja, Ikhwayudin mengatakan, pada prinsipnya kalau ada dugaan indikasi manipulasi maka akan dilakukan di tingkat pleno. Bahkan kata Dia, pihaknya dari panwascam tetap melakukan pengawasan.

“Kalaupun itu terjadi terbukti perbedaan angka di C1 maka akan di buka C1 Plano. Ketua PPK tidak berani karena tidak boleh membuka kotak suara sebelum jadwal buka kotak suara saat rapat pleno terbuka nantinya,” terangnya.

Baca :   Air Bersih "Macet", PDAM Didemo Warga

Sebelumnya, aksi spotan para massa aksi ini mendapat pengamanan dari aparat keamanan antaralain, Pasi Intel Kodim 1614/Dompu Kapten Inf. Hamzah, Dan Unit Intel Kodim 1614/Dompu Letda Inf. Syaifuddin, Kapolsek Woja IPDA Rusdi, Babinsa Pelda Syahbuddin, Babinsa Kandai Dua Serda Agus dan Bhabinkamtibmas Kandai Dua.

Dalam momentum ini pun, Dan Unit Intel Kodim 1614/Dompu Letda Syaifuddin mengajak semua pihak yang ada di lokasi setempat untuk bersama sama menjaga ketentraman dan amanah demi terwujudnya daerah yang aman dan kondusif.

“Jangan sampai ada melakukan hal hal yang mengancam stabilitas daerah terutama dalam situasi seperti ini. Kalau ada yang berani, maka kami akan tindak,” tegansya.

Sementara itu di lokasi yang sama, Kapolsek Woja IPDA Rusdin, mengatakan, pada intinya pemilu ada tahapan. Kalau tahan pan itu dilanggar kata Dia, maka terjerat oleh hukum.

“Kami pihak keamanan tidak menginginkan massa aksi melakukan anarkis atau caos. Intinya massa aksi tunggu saja saat rapat pleno itu berlangsung, ” katanya.(IR3)

BERBAGI