Beranda Peristiwa Tuntut Pembebasan Pelaku Perusak Hutan, Warga “Kuasai” Jalur Jalan

Tuntut Pembebasan Pelaku Perusak Hutan, Warga “Kuasai” Jalur Jalan

341

DOMPU,intirakyat.com – Puluhan Warga Desa Ranggo, Kecamatan Hu’U Kabupaten Dompu, Kamis malam (15/11) kemarin menguasai jalur jalan lintas Dompu – Hu’U dengan cara melakukan aksi pemblokiran dan membakar ban bekas. Aksi spontan masyarakat ini dilakukan sebagai bentuk sikap menuntut pembebasan 4 orang pelaku pengerusakan kawasan hutan yang sebelumnya diamankan oleh anggota BKPH TPMRW (resort pajo satu) bersama tim gabungan.

Salah seorang keluarga dari 4 pelaku yang diamankan meminta kepada pihak-pihak terkait agar segera melepaskan kembali para pelaku (warga yang ditahan) yang ditahan di Mapolres Dompu.

“Segera lepaskan 4 orang warga kami yang di tahan itu,” ujar Jamaludin dan Busnan di lokasi berlangsungnya aksi pemblokiran jalan.

Baca :   Pergantian Tahun, Pemda Gelar Doa dan Zikir Bersama

Menurut mereka, para pelaku yang dikatakan merusak kawasan itu tidak bersalah. Sebab kata mereka,
lokasi dijadikan target dari bkph tpmrw adalah masuk pada areal calon kemitraan.

“Lahan itu bukan kawasan karena sebelumnya kami sudah mengajukak proposal ke pihak Kehutanan untuk mengelola lahan tersebut,” jelasnya.

Maka itu lanjut mereka, pihaknya meminta untuk segera melepaskan orang – orang ditahan itu. Apabila tuntutan tidak diindahkan, pihaknya mengancam akan melakukan aksi besar besaran pada malam ini ke kantor bkph tpmrw.

“Kenapa hanya warga kami yang di tahan kenapa yang di depan kantor resort pajo dua sendiri tidak di amamkan. Segera realisasikan tuntutan kami, kalau tidak kami akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” ancamnya.

Baca :   Pasca Banjir, Bantuan Terus Berdatangan

Sebelumnya, timbulnya kejadian aksi pemblokiran jalan dan bakar ban bekas tersebut berawal pada saat Tim gabungan BKPH TPMRW,
Kodim 1614/Dompu dan Polres Dompu menangkap empat oknum warga Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu di lokasi kawasan hutan.

Para pelaku yang berinisial AW, JN, FF dan RN ini, ditangkap karena kedapatan melakukan perambahan hutan (penebangan liar) di kawasan hutan lindung tepatnya di So Piri Desa Ranggo setempat. Selain para pelaku, tim juga berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 buah mesin chainsaw dan 4 buah parang.(IR3)

BERBAGI