Beranda Peristiwa Tuntut Keadilan, GHNR Demo PT SMS

Tuntut Keadilan, GHNR Demo PT SMS

107

DOMPU, intirakyat.com – Sejumlah warga Desa Doropeti dan Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu yang menamakan diri Gerakan Hati Nurani Rakyat (GHNR), Minggu kemarin (21/1/2019) melakukan aksi unjukrasa (demo) di depan Kantor PT. Sukses  Mantap Sejahtera (SMS), Desa Doropeti Kecamatan Pekat. Aksi ini dilakukan GHNR sebagai bentuk sikap menuntut keadilan atas kerusakan yang diduga ditimbulkan oleh kinerja PT SMS.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi unjukrasa, Asmawati, menyampaikan beberapa tuntutan antaralain, mendesak PT SMS segera memperbaiki pipa air yang rusak pada saat penggusuran sepanjang kurang lebih 8 KM. PT SMS harus bertanggung jawab atas digusurnya kuburan masyarakat di Dusun Gunungsari, Desa Doropeti Kecamatan Pekat.

“Kehadiran pabrik sama sekali tidak berpihak ke masyarakat dan
Kami masyarakat Desa doropeti akan melakukan perlawanan terhadap kejoliman kejoliman yang dilakukan oleh pihak PT SMS,” teriak Asmawari melalui orasinya.

Tidak hanya itu, lanjut Asmawati, PT SMS segera mungkin menggati rugi terhadap tanaman masyarakat yang sudah digusur berupa pohon Jambu Mente, Pohon Jati, Pohon Kelapa sesuai dengan kesepakatan bersama melalui surat pernyataan yg ditanda tangani oleh Pak Hilman selaku yg mewakili pihak perusahaan PT. SMS pada tanggal 12 September 2018 lalu.

Baca :   Timbu dan Dahi Makanan Khas Dompu

“Kami juga datang menagih janji yang sesui dengan perjanjian yang di sepakati bersama oleh pihak PT SMS pada tanggal 10 oktober 2018,” pintanya.

Apabila pihak PT SMS tidak bisa memberikan tanggapan kata Asmawati, maka pihaknya akan melakukan pemblokiran jalan.

“Perlu diketahui bahwa masyarakat samada sampai hari ini tidak bisa mengkosumsi air dan apabila hari ini tidak ada solusinya maka kami tetap melawan,” tegasnya.

Disela waktu, massa aksi GHNR lainnya, Yusran melalui orasinya juga menyampaikan, tujuan pihaknha hadir disini hanya menagih janji yang belum di penuhi oleh PT SMS.

“Harapan kami hari ini kepada pihak PT SMS harus bertanggung jawab atas surat kesepakatan yang di buat pada bulan yang lalu dan kami kira kehadiran PT SMS bisa membawah kontribusi yang baik kepada kami sebagai masyarakat Pekat,” harapnya.

Sementara itu, Mantan Kades Doropeti, Kecamatan Pekat, Dompu, Tamrin, melalui orasinya juga mengatakan, pihaknya menginginkan agar pimpinan perusahaan hadir menemui pihaknya untuk memberikan keputusan dan mengindahkan apa yg menjadi tuntutan kami.”Ketika tuntutan kami tidak di indahkan maka kami akan tutup jalan,” ancamnya.

Baca :   Dana Kelurahan Akan Segera Direalisasikan

Sementara itu juga, dilokasi yang sama babinkatibmas Desa Doropeti Brigadir Dediansyah, dihadapan massa aksi menyarakan sebaiknya kegiatan ini harus disertai surat ijin resmi biar ada landasan hukum.

“Kalau mau melakukan aksi unjukrasa harus ada terlebih dahulu ijin atau pemberitahuan di kepolisian. Sebab kalau aksi tanpa ada ijin, maka kami tidak akan bertanggungjawab jika ada hal hal yang terjadi,” katanya.

Usai mendengar tanggapan dari babinkatibmas Desa Doropeti Brigadir Dediansyah, akhirnya massa aksi GHNR pun membubarkan diri dan mereka berjanji akan meminta surat ijin ke pihak Polres Dompu dan merencanakan akan kembali melakukan aksi unjukrasa hari Senin atau Rabu (Minggu depan).

Sebelumnya dalam aksi unjukrasa yang dilakukan oleh GHNR ini, mendapat pengawalan dan penjagaan oleh pihak Polsek Pekat jumlah 5 orang personil dipimpin oleh Danpospol Iputu Suardana dan Pihak TNI (Koramil 1614-05/Pekat) dengan jumlah 6 orang anggota di pimpin oleh Serma Irawan.(IR3)

BERBAGI