Beranda Diskomminfo Terkendala Jaringan, Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Dompu Ditunda Lagi

Terkendala Jaringan, Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Dompu Ditunda Lagi

968
Foto Rul/www.intirakyat.com Kabag Humas dan Protokol Setda Dompu Ardiamsyah, SE

DOMPU,intirakyat.com – Pemerintah Kabupaten Dompu melalui Panitia Seleksi Daerah atau Panselda penerimaan CPNS Kabupaten Dompu tahun 2018 baru-baru ini membeberkan akan mengumumkan hasil seleksi administrasi CPNS 2018 pada Rabu 24 Oktober 2018 ini. Sayangnya, rencana itu kemudian gagal setelah proses pemeriksaan bahan belum rampung disebabkan oleh jaringan internet yang terganggu. Akibatnya, pengumuman dipastikan akan molor hingga Kamis (24/10/2018) mendantang.

Hingga Selasa (23/10/2018) siang, berkas pelamar yang telah diperiksa oleh Panselda baru mencapai 3.428 dari 4.547 pelamar. Sisanya masih dilakukan pemeriksaan dan akan rampung selama dua hari kedepan.

“Pengumuman hasil verifikasi berkas administrasi nya belum bisa dilaksanakan karena berkasnya belum selesai diperiksa. Bukan hanya Dompu, semua daerah di NTB mengalami hal yang sama. Kemungkinan pengumumannya akan dilakukan secara serentak se NTB,” kata Kabag Humas dan Protokol Setda Dompu, Ardiansyah, SE., pada media ini Selasa (23/10/2018).

Dijelaskannya, koneksi jaringan yang beberapa hari terkahir menjadi salah satu faktor terlambatnya pemeriksaan bahan sehingga menimbulkan keterlambatan pengumuman yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Sisanya akan molor hingga satu dua hari kedepan, di Bima juga begitu karena kendala jaringan yang lama loadingnya. Tadi sudah saya koordinasi kan dengan BKD (Pabselda) insha allah tanggal 25 baru diumumkan. Sisa 1.119 berkas yang belum diperiksa itu akan diselesaikan tengah malam nanti. Kemarin memang ada kemungkinan hari Rabu, tapi karena jaringan ini sehingga diberikan kesempatan oleh BKD Provinsi sampai tgl 25 ini,” jelasnya.

Baca :   Penutupan TMMD 104 Kodim 1614/Dompu, Artis Jenita Janet Akan Meriahkan Panggung Hiburan Rakyat

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKDPSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, SH., pada wartawan mengatakan, dari 4.574 pelamar CPNS di Kabupaten Dompu hanya formasi dokter gigi yang tidak ada pelamarnya.

Untuk formasi guru honorer K2 dari 42 formasi yang diminta, hanya 16 orang pelamar. Formasi lain diantaranya analis bangunan dan perumahan sebanyak 18 orang. Analis hukum sebanyak 82 orang, Analis Industri sebanyak 33 orang. Analis Kepegawaian Ahli Pertama sebanyak 26 orang, Analis Kesehatan sebanyak 9 orang.

Sementara Analis Keuangan sebanyak 71 orang, Analis Laporan Keuangan sebanyak 116 orang, Analis Obat dan Makanan sebanyak 52 orang, Analis Pariwisata sebanyak 5 orang, Analis Pemerintahan Saerah sebanyak 23 orang, Analis Perencaaan Evaluasi dan Pelaporan sebanyak 113 orang, Analis SDM Aparatur sebanyak 50 orang, Apoteker Ahli Pertama sebanyak 21 orang, Asisten Apoteker Terampil sebanyak 28, Bidan Ahli Pertama sebanyak 55 orang, Bidan Terampil sebanyak 301 orang, dokter Ahli Pertama sebanyak 15 orang, Fisioterapis Ahli Pertama sebanyak 19 orang dan Fisioterapis Terampil sebanyak 10 orang.

Guru agama Islam ahli pertama sebanyak 112 orang guru bahasa Indonesia ahli pertama sebanyak 253 orang, guru bahasa inggris ahli pertama sebanyak 213 orang, guru BK ahli pertama sebanyak 120 orang, guru IPA ahli pertama sebanyak 408 orang, guru IPS ahli pertama sebanyak 347 orang, guru kelas ahli pertama sebanyak 321 orang, guru matematika ahli pertama sebanyak 341 orang, guru penjas ahli pertama sebanyak 182 orang, guru PPKN ahli pertama sebanyak 123 orang, guru prakarya ahli pertama sebanyak 32 orang.

Baca :   Kejaksaan Dompu Sorot Dua Desa Yang Terlibat Kasus Korupsi

Kemudian guru TIK ahli pertama sebanyak 66 orang, guru TK ahli pertama sebanyak 24 orang, medik veteriner sebanyak 16 orang, nutrisionis ahli pertama sebanyak 10 orang, nutrisionis terampil sebanyak 8 orang, penelaah data sumber daya alam sebanyak 39 dan pengawas bibit ternak ahli pertama sebanyak 31 orang.

Pengelola wajib pajak dan retribusi daerah sebanyak 82 orang, penyuluh kearsipan sebanyak 14 orang, penyuluh kesehatan masyarakat ahli pertama sebanyak 24 orang, penyuluh penanganan masalah sosial sebanyak 109 orang, penyuluh perikanan ahli pertama sebanyak 56 orang, penyuluh pertanian sebanyak 161 orang, perawat ahli pertama sebanyak 110 orang, perawat gigi ahli pertama sebanyak 14 orang, perawat gigi terampil sebanyak 17 orang, perawat terampil sebanyak 137 orang, pranata komputer ahli pertama sebanyak 49 orang pranata laboratorium kesehatan ahli pertama sebanyak 9 orang, radiografer terampil sebanyak 19 orang sanitarian ahli pertama sebanyak 9 orang, teknisi pemeliharaan sarana dan prasarana sebanyak 52 orang, dan teknisi transfuse darah pemula sebanyak 3 orang. (ADV***)

BERBAGI