Beranda Hukum Tak Mau Kalah, Kades Saneo Ajukan Banding Putusan PTUN

Tak Mau Kalah, Kades Saneo Ajukan Banding Putusan PTUN

163

DOMPU,intirakyat.com – Kepala Desa Saneo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Rustam M Said,telah mengajukan banding hasil sidang putusan Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) Mataram yang telah mengabulkan gugatan para perangkat desanya. Banding telah disampaikannya ke PTUN Surabaya pada Rabu (17/10/2018) lalu.

Rustam mengatakan, dengan langkah banding ini secara otomatis putusan PTUN Mataram tidak dapat diindahkan atau dilaksanakannya. Bahkan jika pihaknya kalah padq proses banding ini maka akan dilakukan lagi kasasi ke Mahkamah Agung.

“Sudah saya ajukan banding, Hakim berikan saya waktu 14 hari setelah diberikan keputusan kemarin. Secara tidak langsung hasil putusan PTUN itu gugur atau tidak dapat saya laksanakan, karena saya menunggu hasil putusan kasasi di PTUN Surabaya,” ungkapnya pada media ini, Sabtu (20/10/2018).

Baca :   Mitra Pemerintah Indonesia dan Autralia Dorong Guru di Dompu Jadi Lebih Baik

Porses banding akan memakan waktu 3-6 bulan kedepan. Sementara untuk proses pelayan masyarakat pada kantor desa, pihaknya telah mengisi jabatan yang kosong, diantaranya dua Kaur dan empat Kepala Dusun. Semuanya telah diletakkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

“Bading ini akan berlangsung hingga 90 hari. Paling cepat itu. Ada juga yang sampai enam bulan itu biasanya, tapi akan dilihat lagi jenis kasusnya. Di kantor desa telah saya Plt kan Pejabat kepala Dusun 4 orang, dua Kaur sudah ada dan saya mendapat rekomendasi dari Camat dan LHP Inspektorat,” jelasnya.

Baca :   Terkait Kawasan Hutan Jadi Lahan Jagung, Bupati : Jangan Salahkan Saya

Disinggung mengenai penggunaan Anggaran Desa selama proses sidang gugatan di PTUN Mataram ? Rustam mengatakan bahwa pengguna ADD dan DD itu telah mendapatkan rekomendasi dari Bupati dan Sekda Dompu.

“Semua Kepala Desa yang digugat kematin minta disposisi bupati, Sekda untuk memberikan dana ini pada kuasa telah di konsultasikan kepada DPMPD dan telah disetujui,” terangnya. (IR7).

BERBAGI