Beranda Kesehatan Tak Hanya Rabies, Dompu Kini Diserang Demam Berdarah

Tak Hanya Rabies, Dompu Kini Diserang Demam Berdarah

36

Dompu, intirakyat.com – Selain kasus virus rabies melalui anjing liar yang telah menelan empat orang korban jiwa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini tengah diserang oleh kasus Demam Berdarah atau DBD. Selama bulan Januari, sudah dua orang telah meninggal akibat nyamuk demam berdarah. Puluhan lainnya masih dirawat intensif di RSUD Dompu.

Kasus demam berdarah saat ini tengah mengancam keselamatan warga di tiga kecamatan yang jangkitannya tertinggi, diantaranya Kecamatan Dompu, Woja dan Kecamatan Manggelewa.

“Berdasarkan data dari RSUD Dompu, dua orang meninggal yang suspek demam berdarah. Kecamatan yang tinggi terjangkit DBD ini adalah Kecamatan Dompu, Woja sama Manggelewa. Untuk kecamatan lain hingga saat ini belum ada informasi nya,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Dompu, Mamat, SKM., pada media ini, Senin (04/02/2019) kemarin.

Baca :   Pendekatan One Health Menjadi Upaya Indonesia Bebas Rabies

Tingginya angka jangkitan nyamuk demam berdarah ini diakibatkan oleh tidak efektifnya pencegahan dan kurangnya pemahaman warga terhadap sumber penyakit. Selain itu juga kurang geliatnya gerakan 3 M Plus oleh masyarakat.

“Kami sudah keluarkan surat untuk setiap Puskesmas agar tetap melakukan penyuluhan kepada masyarakat. masyarakat tau nya hanya fogging padahal itu adalah langkah terakhir dan itu tidak efektif. Fogging itu untuk nyamuk dewasa atau induk, bukan untuk zentiknya. Zentiknya tidak akan mati kalau di fogging,” ujarnya. (IR7).

BERBAGI