Beranda Hukum dan Kriminal Siswi Madrasah Alyah di Hu’u Diperkosa 3 Pemuda

Siswi Madrasah Alyah di Hu’u Diperkosa 3 Pemuda

453

Dompu, intirakyat.com – Nasib naas menimpa seorang pelajar Madrasah Alyah, inisial JR (18) asal Desa Sawe, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu NTB. Dia diperkosa oleh tiga orang pemuda disebuah gubuk kebun jagung milik salah seorang pelaku.

Kejadian tercela itu terjadi pada Selasa (19/03/2019) sekitar pukul 21.00 Wita. Berawal dari pelaku yang menipu korban dengan cara mengajak korban untuk makan jagung bakar di kebun milik pelaku bernama orang tua pelaku.

Sebelum diperkosa secara bergilir, korban awalnya dihubungi oleh salah seorang pelaku bernama Sopian (19) melalui pesan messenger.

Dalam pesan itu, pelaku meminta korban untuk hadir dikebun jagung miliknya, meski korban sempat menolak namun pelaku beralibi telah ditunggu oleh orangtuanya. Hingga pada akhirnya pelaku menjemput korban dirumah temannya.

Baca :   Onkum Polisi Sudah Diperiksa, Polisi Minta HMI Koperatif

Sesampainya di kebun jagung, korban kaget karena tidak ada orangtua pelaku melainkan ada dua orang pelaku lainnya yaitu Dona (17) dan Ifan (17) tahun.

Merasa curiga korban hendak kabur dari lokasi kejadian namun berhasil dicegat oleh para pelaku. Hingga pada akhirnya para pelaku melancarkan aksinya secara bergilir menyetubuhi korban.

“Awalnya pelaku Sopian tidak berhasil membuka celana korban, namun datang pelaku Kurnia membantunya. Hingga pada akhirnya pelaku Sopian berhasil memperkosa korban dalam waktu yang cukup lama sampai korban lemas tak berdaya,” ungkap Kassubag Porles Dompu, Iptu Sabri pada media ini, Rabu (20/03/2019).

Tak sampai disitu, pelaku lainnya yakni Kurnia dan Dona juga melakukan hal yang sama pada korban hingga membuat korban semakin lelah karena kecapean menerima perlakuan ketiga pelaku.

Baca :   HAKLI dan PLAN Gelar Konfrensi Sanitasi dan Air Minum

“Akhirnya korban bisa kabur setelah para pelaku juga merasa lelah. Korban kabur ke kebun jagung milik warga dan menceritakan kejadian yang menimpanya kepada warga, hingga pada akhirnya warga membawa korban ke perkampungan,” terangnya.

Ketiga pelaku yang kini telah berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian rupanya dalam melancarkan aksinya karena berada dalam pengaruh minuman. Ketiga pelaku diduga mengkonsumsi obat batuk dalam jumlah yang banyak dan mencampurkan dengan minuman berenergi.

Sementara korban kini tengah dirawat intensif di Puskesmas Rasabou Hu’u akibat kelemahan dan rasa nyeri pada kemaluannya. (IR7)

BERBAGI