Beranda Politik Sekian Lama Hidup di Kota Depok, Putra Asal Bima Akhirnya Jadi Caleg...

Sekian Lama Hidup di Kota Depok, Putra Asal Bima Akhirnya Jadi Caleg di Kabupaten Bima

97

BIMA, intirakyat.com – Setelah sekian lama hidup sukses di wilayah Kecamatan Sukma Jaya Kota Depok, akhirnya putra asal Kabupaten Bima mencalonkan diri sebagai calon legislatif (DPRD) Kabupaten Bima Tahun 2019. Lelaki yang memiliki nama Kasnun Ahmad, ini ternyata maju dengan menggunakan kendaraan politik (partai) Nasdem.

Kasnun Ahmad memiliki visi dan misi dalam pencalonan sebagai wakil rakyat di Kabupaten Bima. Salah satunya, memperhatikan kondisi masyarakat khususnya para petani yang ada di Kabupaten Bima.

“Saya ingin memikirkan nasib petani untuk mendapatkan kebutuhannya dalam dunia pertanian khususnya pupuk, bibit jagung, padi dan lainnya sehingga hasil yang didapat oleh petani bisa maksimal,” ujarnya, Sabtu (23/2/2019).

Tidak hanya itu lanjut Kasnun, dirinya juga ingin menginvestasikan rejekinya yang di dapat di Kota Depok selama ini membangun SPBU (pom) bensin bersubsidi di Kecamatan Wawo dan Wera Kabupaten Bima. Bahkan kata Dia, dirinya juga ingin membangun gudang distributor pupuk di Kecamatan Wawo untuk melayani masyarakat di Kecamatan Sape, Wawo dan Kecamatan lambu.

Baca :   Prihatin Terhadap Korban Gempa Sembalun, Bupati Bima Salurkan Bantuan Logistik dan Uang RP 100 Juta

“Hal ini saya ingin lakukan agar pupuk itu bisa merata dan tersalurkan dengan baik sehingga Pemerintah Kabupaten Bima tidak membayar pupuk subsidi itu melebihi kebutuhan masyarakat dan tidak sesuai dengan RDKK asli (kelompok tani yang punya lahan,Red) bukan untuk kelompok tani fiktif,” jelasnya.

Hal ini pun lanjut Kasnun, agar
beban pemerintah untuk membayar di PT yang menjadi tempat pengambilan pupuk sesuai dengan RDKK dan tidak melebihi kuato sehingga bisa mengurangi pengeluaran Pemerintah.”Itulah keinginan saya kenapa ingin kembali ke kampung halaman di Kabupaten Bima,” terangnya.

Baca :   KPU Dompu Distribusikan Logistik Pilgub NTB

Apakah hanya para petani dipikirkan dan bagaimana dengan
Nelayan atau honorer yang sudah belasan tahun mengbadi tapi belum di angkat jadi PNS ? Diakui Kasnun,
Kalau masalah nelayan kecil perlu dipikirkan bagai mana caranya mendapatkan solar bersubsidi sehingga bebanya tidak terlalu berat.

Sebab kata Dia, Nelayan sekarang terutama di sape harga ikannya sangat bagus dan ini perlu didukung dengan memberikan berbagai bantuan untuk meningkatkan aktivitasnya di laut untuk mencari ikan.

“Kalau masalah honorer juga menjadi proiritas saya untuk memperjuangkan nasibnya. Terutama dalam hal gaji yang didapat setiap bulan. Intinya mengenai ini perlu ada sinergi antara eskutif dan legislatif dalam menciptakan kesejateraan bagi para honorer terutama mereka yang sudah mengabdi belasan tahun,” Ucapnya.(IR3)

BERBAGI