Beranda Hot News PT LS Selesaikan Hak 180 Karyawan yang di PHK

PT LS Selesaikan Hak 180 Karyawan yang di PHK

39

Dompu, intirakyat.com – Perusahaan Terbatas Lancar Sejati (PT LS) kini tengah menyelesaikan kewajibannya, yaitu memberikan hak 180 orang Karyawan yang di Putus Kontrak Kerja (PHK) berupa gaji dan pesangon dan uang penghargaan masa kerja (UPMK). Pemenuhan hak ini medapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang bersenjata lengkap.

Penyelesaian hak ini berlangsung di kantor Sekertariat PT LS jalan lintas Sumbawa tepatnya di depan kantor Sat Pol PP Dompu. Selain dikawal polisi, kegiatan tersebut juga dikawal oleh kuasa Hukumnya, Abdullah SH.

Kebijakan ini didasari oleh amanah Undang – Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, dimana perusahaan memang beritikad baik hendak membantu seluruh karyawan sehingga dengan uang pesangon dan UPMK tersebut dapat menanggulangi kebutuhan mereka hingga mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain.

Baca :   Terkait Dana Desa, PPM Turun ke Jalan

“Hari ini mereka menerima gaji bulan terakhir sekaligus pesangonnya. Setelah ini mereka selesai urusan dengan perusahaan,” ungkap Kuasa Hukum PT LS, Abdullah pada media ini, Sabtu (05/10/2019).

Sama seperti proses sebelumnya, penyerahan uang pesangon dan UPMK diawali dengan penandatanganan berita acara tentang kesediaan maupun kesepakatan para karyawan untuk menerima uang pesangon dan UPMK dalam jumlah sebagaimana terlampir pada SK PHK yang mereka terima.

Dari ke 180 Karyawan yang di PHK, ada yang mendapatkan pesangon hingga Rp 40 juta. Namun jumlah tersebut masa kerja pada Perusahan.

Baca :   Berhasil Cetak Prestasi Dalam Dunia Olahraga, Ketua KONI Tidak Jadi Dipecat?

“Pesangon yang mereka terima tergantung massa kerja, semakin dia bekerja, semakin besar pesangon yang mereka terima. Bahkan sampai Rp 40 juta,” jelas Abdullah.

Pantauan media ini, pembagian pesongan dan gaji merupakan hari kedua setelah pada Jumat (04/10) kemarin. Tidak terjadi insiden yang merugikan dalam pelaksanaan ini, para karyawan tertib mengantri dengan menunggu nama-nama mereka dipangil oleh Administrasi perusahaan. (IR7)

BERBAGI