Beranda Hukum dan Kriminal Polda NTB Genjot Penanganan Kasus Mega Proyek RSUD Dompu

Polda NTB Genjot Penanganan Kasus Mega Proyek RSUD Dompu

105

DOMPU, intirakyat.com – Polda NTB kini terus menggenjot penanganan kasus dugaan korupsi pada mega proyek pembangunan gedung RSUD Dompu. Buktinya, kini Polda telah merampungkan cek fisik pembangunan RSUD Dompu setelah penyelidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus turun bersama ahli konstruksi dari Universitas Mataram (Unram) pada pekan lalu.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Syatif Hidayat mengaku, cek fisik kali ini melibatkan tim ahli dari Fakultas Teknik Unram Ada beberapa item bangunan yang dicek.

“Itu guna memastikan apakah sudah sesuai spek atau tidak,” terangnya, dalam keterangan tertulisnya pada media ini, Sabtu (14/09/2019).

Baca :   TP4D Dompu Dinilai Ompong Soal Kasus Dugaan Korupsi 30 Anggota DPRD

Dia menyebutkan, item yang menjadi subjek pengecekan fisik diantaranya instalasi gawat darurat (IGD), instalasi rawat jalan (IRJ), dapur, instalasi pemeliharaan sarana prasarana, dan ruang laundry, serta ruang isolasi.

“Setelah perhitungan dari tim ahli, selanjutnya Polda akan berkoordinasi dengan BPKP NTB. Itu untuk meminta audit pembangunan gedung RSUD Dompu. Tapi itu kalau hasil perhitungan ahli sudah keluar,” jelasnya.

Selain melakukan cek fisik, penyelidik juga mengagendakan akan melakukan pemanggilan pihak terkait. Langkah ini untuk memperkuat bukti awal yang dikumpulkan penyelidik.

“Bukti permulaan sudah ada. Berarti ada indikasi tindak pidana korupsi. Ini yang kita perkuat,” terangnya.

Baca :   RSUD Dompu "jatuh miskin"

Untuk diketahui, proyek RSUD Dompu ditender pada tahun 2016 lalu dengan pagu anggaran sebesar Rp 10,1 miliar. Proyek tersebut direbut oleh 58 perusahaan.

Sementara, pemenang proyek yang dibiayai APBD Dompu itu dimenangkan oleh PT Telaga Pasir Kuta yang menawar dengan harga Rp 9,4 miliar. Hanya saja, pekerjaan tidak selesai meski sudah lewat batas waktu 27 Desember 2016 lalu. (IR7)

BERBAGI