Beranda Kesehatan Percepatan Pencapaian STBM Pemkab dan Plan Dompu Gelar Rakor Lounching Gerakan Santabe

Percepatan Pencapaian STBM Pemkab dan Plan Dompu Gelar Rakor Lounching Gerakan Santabe

111
Foto Faruk / www.intirakyat.com Penadantanganan Komitmen Gerakan Santabe.

DOMPU, INTI RAKYAT.com – Dalam rangka mepercepat pencapaian target Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu lounching program Sanitasi Tanggungjawab Bersama (SANTABE).

Selain melonchi Program Santabe, Pemkab Dompu dan Plan Internasional juga merangkaikan acara tersebut dengan memggelar rapat koordinasi percepatan pencapaian target STBM. Penuntasan masalah sanitasi di Kabupaten Dompu telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2015-2021.

Rapat yang digelar di gedung PKK Dompu pada Selasa (14/02), melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan Litbang, Dinas Kesehatan, Puskesmas se Kabupaten Dompu serta Plan Internasional Dompu, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Dompu. Dalam rapat tersebut, Stack Holder seperti Camat, Bappeda Litbang, Dinas Kesehatan juga dirangkaian dengan acara penandatanganan komitmen menjalankan program Lima Pilar SANTABE.

Program lima pilar yang dimaksud adalah membumikan STBM ke dalam konteks local adalah Santabe Ncihi Ra Tai Wura, Santabe Waca Rima Kani Sabun, Santeba Lowi Oi Ngaha Maraso, Santabe Ncihira Paki Wura Masaki dan Santabe Aina Wara Pajamba.

Baca :   Dimintai Biaya, Ortu Mahasiswa UNRAM Kecewa dengan RSUD Dompu

“Kita harus sama-sama mendukung kegiatan ini, agar masyarakat kita mau merubah perilakunya terutama dalam membuang tinja (berak) sembarang tempat,” ujar Staf Ahli Bupati Dompu, Ir. H. Husni Thamrin.

Dalam sambutannyaH. Husni mengakui, masyarakat Dompu masih kurang sadar dalam membuang tinja. Sehingga, udara air dan lingkungan terancam rusak. Untuk itu, perlu dilakukan upaya pendekatan yang lebih efektif kepada masyarakat, agar masyarakat sadar dan mau berubah. “Kita harus mampu mengarahkan masyarakat kita, agar sanitasi di jamban,” harapnya.

Sementara itu, Menejer Projeck Program STBM Plan Internasional Dompu, Syafarudin, mangatakan, sebanyak 72 ribu jiwa masyarakat Indonesia atau 92 persen masih membuang tinja diembarang tempat, tidak terkecuali masyarakat Dompu, bahkan Dompu masih rendah. Menuntaskan masalah sanitasi, Plan Indonesia Internasional Dompu menghadirkan program STBM SEHATI (Sustainable Sanitation and Hygiene for East Indonesia).

Baca :   Terkait Ketersediaan Darah, Ini kata Direktur RSUD

“Di NTB, program STBM SEHATI ini, baru berjalan di Dua Kabupaten, yakni Dompu dan Kabupaten Lombok Utara (KLU). Ada dua tujuan SEHATI, pertama membantu pemerintah meningkatkan akses sanitasi yang layak. Kedua, membantu pemerintah mengelola program sanitasi yang Baik.”

Dikatakannya, saat ini akses sanitasi di Dompu masih rendah. Baru 27 Kelurahan desa kelurahan yang sudah deklarasi ODF dengan akses sarana air dari 81 desa dan kelurahan yang ada sejak hadirnya dan ditandatanganinya MoU program STBM SEHATI pada tahun 2017 lalu.

“Hingga saat ini hanya ada satu kelurahan, yang sudah jalankan lima pilar STBM itu, yaitu Lingkungan Doto Tangga Kelurahan Doro Toi, Sanitasi itu, saat ini telah menjadi bagian dari hak asasi manusia. Sanitasi dan air bersih Itutu adalah kebutuhan Fundamental jadi harus dijaga,” terangnya. (Adv***)

BERBAGI