Beranda Hukum Penyebab Kasus Laka Lantas Yang Menelan Korban Jiwa, Masih Mengundang Tanda Tanya

Penyebab Kasus Laka Lantas Yang Menelan Korban Jiwa, Masih Mengundang Tanda Tanya

69

DOMPU, intirakyat.com – Kasus Kecelakaan lalu Lintas (Laka Lantas) di wilayah Kabupaten Dompu yang menimpa, Jumiati 15 thn (Korban Meninggal) Warga Desa Adu, Hijriah 15 thn (korban meninggal) Desa Rasabou dan Aulia 15 thn (korban cacat seumur hidup) warga Cempi Jaya, Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, masih mengundang tanda tanya dari pihak keluarga.

Pasalnya, pihak keluarga masih menaruh curiga bahwa kematian Jumriati dan Hijriah (korban meninggal) bukan karena menabrak kambing, melainkan diduga ditabrak oleh kendaraan roda empat (mobil).

“Saya meyakini, anak saya (Jumiati,Red) bukan meninggal karena menabrak kambing. Tapi meninggal karena ditabrak mobil,” ungkap Ibu kandung Jumiati (salah satu keluarga korban meninggal), Ma Ani (46 thn) warga Dusun Adu, Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, saat diwawancarai di halaman kantor Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Dompu, Selasa (30/4/2019).

Kecurigaan itu dibuktikan lanjut Ma Ani, dengan kondisi luka fisik yang dialami oleh anaknya (korban) usai kejadian laka lantas tersebut.”Tidak mungkin karena menabrak kambing anak saya mengalami luka remuk dibagian kepala dan otak kepala keluar hingga meninggal ditempat,” katanya.

Baca :   Aktivitas Tambang Liar Meresahkan Masyarakat

Menurut Ma Ani, Kalau kejadian laka lantas menimpa anaknya dikatakan murni kecelakaan tunggal, itu sangat keliru dan tidak sesuai dengan fakta dan bukti yang ada.”Beberapa bukti foto korban di TKP dan CCTV di TKP membuktikan bahwa anak saya ditabrak oleh kendaraan roda empat (mobil,Red),” tuturnya.

Dasar ini pun, Ma Ani berharap kepada Sat Lantas Polres Dompu, agar segera menuntaskan penanganan kasus laka lantas tersebut, agar bisa segera terungkap siapa pelakunya.

“Itulah alasan kenapa saya dan keluarga hari ini hadir di kantor Sat Lantas Polres Dompu untuk menanyakan perkembangan proses penyelidikan terhadap kasus laka lantas tersebut,” jelasnya.

Disela waktu, Kanit Laka Lantas Polres Dompu, Hasanuddin S.Sos,
mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus laka lantas yang menimbulkan korban jiwa tersebut.”Terkait kasus itu, kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Hasanuddin saat diwawancarai wartawan di kantornya (sat lantas polres dompu), Selasa (30/4/2019).

Hasanuddin menyebut, saat pihaknya sedang dalam tahap pemeriksaan beberapa orang saksi dalam kasus laka lantas tersebut.

Baca :   Warga Bantaran Sungai Bersyukur Adanya Bantuan

“Sampai saat ini, sudah sembilan orang saksi termasuk korban yang masih hidup, kami periksa dan mintai keterangan,” jelasnya.

Disinggung bagaimana perkembangan sementara hasil pemeriksaan saksi – saksi tersebut ? Diakui Hasanuddin, dari hasil keterangan sembilan orang saksi. Delapan orang saksi masih mengarah kalau kasus laka lantas tersebut disebabkan oleh kecelakaan tunggal (diduga menabrak kambing,red).

“Keterangan delapan orang saksi mengarah kalau kasus itu kecelakaan tunggal. Tapi intinya, kami akan terus mendalami (terus melakukan penyelidikan) terhadap kasus laka lantas ini,” terangnya sembari menutup komentarnnya.

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan lalu llintas ini yang menimbulkan korban jiwa, terjadi di jalur jalan depan kantor Polsek Hu’u, Selasa lalu (5/3/2019). Saat itu menurut informasi, ketiga orang korban tersebut (Jumiati, Hijriah dan Aulia,Red) hendak pulang dari lokasi Cafe Perahu (Lakey) Desa Hu,u, Kecamatan Hu’u usai merayakan hari ulang tahun teman satu sekolahnya, menuju rumah dengan mengendarai satu unit kendaraan roda dua (motor) dengan bergocengan bertiga (satu motor dinaiki oleh tiga orang).(IR3)

BERBAGI