Beranda Parlemen Bicara Pengucapan Sumpah dan Janji Pimpinan DPRD 2019-2024 Digelar

Pengucapan Sumpah dan Janji Pimpinan DPRD 2019-2024 Digelar

38

DOMPU, intirakyat.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dompu, Senin (4/11/2019) menggelar acara pengucapan sumpah dan janji pimpinan DPRD Dompu masa jabatan 2019-2024.

Rapat yang berlangsung di gedung rapat kantor DPRD Dompu ini dipimpin Ketua DPRD Dompu sementara, Andi Bachtiar A,Md.Par yang didamping oleh Wakil Ketua dan anggota DPRD Dompu beserta jajaran Sekwan DPRD setempat.

Hadir pula dalam kegiatan, Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, Sekda Dompu H. Agus Bukhari SH. M.Si beserta Kepala OPD se-Kabupaten Dompu, para pihak yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Dompu, Pimpinan Partai Politik, Tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda dan undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini pun, terlihat Ketua DPRD Dompu sementara, Andi Bachtiar A,Md.Par, membuka dan membacakan mengenai undang undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.Dimana dalam undang undang ini menyebut, sesuai dengan ketentuan undang undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pasal 165 ayat 5 berbunyi, bahwa pimpinan DPRD sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah janji secara bersama sama dalam rapat Paripurna yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri. Dan ketentuan pasal 91 ayat 3 peraturan DPRD Kabupaten Dompu nomor 1 Tahun 2018, tentang tata tertib DPRD Dompu.

Dalam peraturan ini, dikatakan bahwa rapat paripurna istimewa DPRD merupakan rapat anggota DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD atau Wakil Ketua DPRD untuk melaksanakan acara tertentu dan tidak untuk mengambil keputusan.

Dengan demikian, rapat paripurna istimewa hari ini dengan agenda penguncapan sumpah dan janji pimpinan DPRD Dompu masa kerja 2019-2024 tidak harus memenuhi forum kehadiran anggota dewan.

Dikatakanya, berdasarkan ketentuan undang undang nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pasar 164 bahwa pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota terdiri dari satu orang Ketua dan Dua orang Wakil Ketua untuk DPRD Kabupaten/Kota yang beranggotakan 21 sampai 40 orang.

Pimpinan DPRD yang dimaksud berasal dari partai politik berd Dasarkan urutan perolehan kursi terbanyak pertama, kedua dan ketiga di DPRD. Dalam hal terdapat lebih dari satu partai politik yang memperoleh kursi terbanyak, ketua DPRD Kabupaten/Kota berasal dari partai politik yang memperoleh suara terbanyak.

Sekertaris Dewan (Sekwan) DRPD Dompu, Agus Salim S.Sos, membacakan mengenai Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB nomor 171:-824 Tahun 2019 tentang peresmian pengangkatan pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Dompu masa jabatan 2019-2024.

Baca :   ARM “sorot” Penggunaan Dana Prusda

Usai pembacaan ini pun, dilanjutkan pengambilan sumpah dan janji pimpinan DPRD Dompu masa kerja 2019-2014 yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri (PN) Dompu dan penadatanganan berita pengambilan sumpah dan janji pimpinan DPRD setempat.

Ketua DPRD Dompu Definitif, Andi Bachtiar A,Md.Par, melalui penyampaiannya usai diambil sumpah dan janjinya mengatakan, melalui kesempatan ini pihaknya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan pemerintah atas kepercayaan yang diberikan untuk dapat duduk di kursi pimpinan DPRD Dompu.

“Terimakasih juga kami sampaikan kepada seluruh anggota DPRD terpilih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan untuk memimpin lembaga legislatif ini untuk 5 tahun kedepan,” ucapnya.

Dikatakan Andi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kepala Daerah dan DPRD adalah setara dan memiliki hubungan kerja yang bersifat kemitraan secara personal adalah mitra dalam membuat kebijakan dan penyelenggaraan pemerintah, sesuai dengan kewenangan dan tanggungjawab yang diemban.

“DPRD adalah pendapat kehidupan demokrasi menjamin keterwakilan rakyat dalam melaksanakan tugas dan kewenangan serta mengembangkan hubungan mekanisme untuk meningkatkan kualitas produktifitas kerja,” jelasnya.

Ditambahkan Andi, menyadari tugas dan fungsi pimpinan DPRD sesuai peraturan yaitu, fungsi legislatif, anggaran dan fungsi pengawasan, dengan demikian tentu diharapkan kepada semuanya untuk saling pengertian dan kerjasama yang baik antara pihak Legislatif dan Esekutif untuk menyatukan pandangan dan tujuan demi terwujudnya Bumi Nggahi Rawi Pahu yang lebih maju dan mandiri.

“Mengawali tugas dan tanggungjawab sebagai pimpinan dan anggota DPRD yang perupakan reprentasi masyarakat Kabupaten Dompu, tentu di pundak kita ada titipan amanah dan harapan dari rakyat, untuk sebuah tatanan kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat Dompu yang sehat , cerdas, sejahtera dan religius dengan dilandasi semangat nggahi rawi pahu,” terangnya.

Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, melalui penyampaiannya juga dalam acara ini mengatakan, momentum ini adalah langkah awal untuk memastikan semua kebijakan dan keputusan yang akan diambil kedepannya akan menjadi sesuatu yang sah dan legal. Maka itu, dirinya secara pribadi menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan Wakil Ketua DPRD Dompu yang hari ini telah dilantik.

“Saya mewakili esekutif menyampaikan harapan semoga pimpinan dan anggota DPRD masa kerja Tahun 2019-2024, benar benar akan menjadi mitra pemerintah,” ujarnya.

Baca :   Meski Dianggap Mengganggu, CPNS K2 Tidak Akan Tinggalkan Kantor Bupati

Bupati meyakini dan percaya, dibawah kepemimpinan tersebut akan membawa angin segar bagi perubahan kinerja DPRD Dompu kedepan untuk bersama sama dengan pemerintah daerah, membawa masyarakat dan daerah ini menuju pada tatanan perekonomian yang semakin mandiri dan mensejaterahkan masyarakat.

“Kami juga berharap amanah besar ini dapat diemban dengan baik dan pimpinan dan anggota DPRD dapat mewujudkan aspirasi masyarakat untuk membawa Dompu semakin maju,” katanya

Bupati menyebut, kemandirian ekonomi yang sekarang semakin terlihat ditengah kehidupan masyarakat memerlukan dukungan kebijakan dan arah keputusan yang semakin kondusif, agar mereka dapat berusaha serta mandiri, bahkan lebih berdayaguna.

“Satu hal dapat kita syukuri bersama, tahun ini Kabupaten Dompu mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan atas perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali secara terturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Dan tahun ini juga, Kabupaten kita tercinta ini setelah puluhan tahun menyadang peringkat dan gelar Kabupaten Terpijar, sehingga Tahun 2019 daerah ini telah keluar dari daftar daerah tertinggal,” ungkapnya.

Ditambahkan Bupati, semuanya tentu berharap kepada pimpinan dan anggota DPRD akan dapat memainkan peran yang sangat produktif dalam membangun daerah. Eksistensi DPRD bukan saja berperan sebagai mitra pemerintah, tetapi juga sebagai unsur penyelenggara pemerintahan di daerah.

“Esekutif dan Legislatif seperti dua sisi mata uang yang saling memberi manfaat. Jadi kalau mata uang hanya ada sebelah saja, itu tidak akan punya nilai. Jadi dua mata uang itu harus ada pada satu posisi, sehingga pekerja pekerjaan kita akan lebih bersinergi, lebih produktif, efesien dan akan menyelesaikan masalah masalah ditengah masyarakat sampai tuntas,” paparnya.

Berbagai kemajuan yang dicapai Kabupaten Dompu sambung Bupati, bukanlah prestasi yang berdiri sendiri. Tetapi hal ini adalah hasil kerjasama semua (esekutif dan legislatif), Forkominda dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Dompu.

“Dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, saya sampaikan hormat dan penghargaan atas dukungan selama ini. Saya tetap membutuhkan dukungan dan kekuatan karena didepan pekerjaan serta tugas kita semakin berat. Mari kita bekerja dan bersama sama untuk kepentingan masyarakat Dompu,” ajaknya.

Masih dalam pantauan wartawan ini, usai penyampaian Bupati ini pun, kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pimpinan DPRD Kabupaten Dompu masa kerja 2019-2024 yang telah diambil sumpah dan janjinya.(IR3)

BERBAGI