Beranda Peristiwa Pemadaman Bergilir Hingga Akhir Desember, Pelanggan atau PLN yang Rugi ?

Pemadaman Bergilir Hingga Akhir Desember, Pelanggan atau PLN yang Rugi ?

73
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

DOMPU, INTI RAKYAT – Sejak dua bulan terakhir, PLN Cabang Bima rutin melakukan pemadaman bergilir diseluruh wilayah operasinya seperti di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu. Pelanggan pun mengeluhkan kondisi ini. Pasalnya, aktifitas seperti hajatan hingga acara besar keluarga menjadi terganggu meskipun sebelumnya telah diberitahukan lewat pengumuman pemadaman melalui pesan berantai Whatsapp dan media sosial lainnya oleh PLN.

Salah seorang pelanggan PLN di Kabupaten Dompu, Junaidin., mengaku rugi terhadap sistim pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PLN. Sementara, tagihan listrik yang harus dibayarnya tidak pernah berubah bahkan sempat melonjak naik. Hal ini menurutnya sangat tidak relevan dengan volume pemakaian listrik yang hampir dua bulan terakhir ini kerap terjadi pemadaman.

Baca :   Warga Nanga Doro Butuh Tenaga Bidan dan Perawat

“Tagihan tidak boleh kurang kita bayar, sementara lampu sering mati. Ini sama halnya membuat kita rugi,” ungkapnya pada media ini Rabu (05/12/2018).

Menurutnya, PLN harus merelevankan volume pemakaian dengan jumlah pembayaran tagihan. Karena tagihan sebelum diberlakukan sistim pemadaman bergilir dan pada saat ini, jumlah tidak jauh berbeda.

“Kita yang tidak paham kan hanya ikut-ikut saja. Segitu yang diminta, sebesar itu pula yang kita bayar. Harusnya PLN melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai pelanggan, jangan hanya memberitahukan jadwal pemadaman saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Ranting PLN Dompu Cabang Bima, Wahyu Cahya Hermawan., mengatakan jumlah tagihan yang dibayar oleh pelanggan, sudah sesuai dengan jumlah volume pemakaian listrik. Kata dia, PLN lah yang alami kerugian akibat dalam sistim pemadaman bergilir ini.

Baca :   Diduga Tabung Gas Meledak, Rumah Baba Su Terbakar

“Pelanggan membayar tagihan itu kan sesuai pemakaian, kalau pemakaiannya sedikit, maka sedikit pula pembayarannya. Kalau banyak, tentu pasti mahal,” ungkapnya pada Selasa (04/12/2018) lalu.

Dikatakannya, pemadaman bergilir diberlakukan karena adanya pemeliharaan rutin mesin pembangkit listrik dibeberapa wilayah. Sistim ini akan berlangsung hingga Akhir bulan Desember 2018 ini.

“Ada pemeliharaan mesin pembangkit seperti di Simpasai Bima. Sehingga kita padamkan secara bergilir, jikalaupun terjadi pemadaman secara tiba-tiba atau di luar jadwal, itu karena gangguan. Apalagi ini musim hujan,” tegasnya. (IR7).

BERBAGI