Beranda Peristiwa Pegawai Koperasi Dompu Jadi Korban Penganiayaan

Pegawai Koperasi Dompu Jadi Korban Penganiayaan

87
Seorang warga Dusun Kamudi Desa Rababaka Kabupaten Dompu, Ibrahim (22 thn), Sabtu (30/6/2018) mengaku menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh SI (nama inisial) warga Soriwono Kelurahan Potu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu yang berprofesi sebagai tukang parkir.

DOMPU, INTI RAKYAT.COM – Seorang warga Dusun Kamudi Desa Rababaka Kabupaten Dompu, Ibrahim (22 thn), Sabtu (30/6/2018) mengaku menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh SI (nama inisial) warga Soriwono Kelurahan Potu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu yang berprofesi sebagai tukang parkir.

Berdasarkan informasi yang di himpun wartawan ini menyebutkan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi hari Sabtu 30 Juni 2018 sekitar pukul 16.00 wita. Dimana pada saat itu, korban sedang bekerja untuk menagih setoran pinjaman koperasi di salah satu warga. “Saat itu saya dipanggil oleh yang bersangkutan (SI,red) tapi saya tidak bisa menghampiri dia,” ujar Ibrahim.

Ibrahim menyebut, SI yang saat itu dalam kondisi mabuk langsung melempar gelas kaca kearah dirinya sehingga mengena spanger motor dan gelas kaca itu pun langsung pecah. Serpihan gelas kaca itu pun langsung mengenai pinggang kanan korban.”Akibat pelemparan gelas kaca itu saya mengalami luka lecet pada pinggang kanan dan siku kanan,” ungkapnya.

Baca :   Efek Gempa Bumi, Jaringan Telepon dan Internet Terganggu

Tidak terima dengan perlakuan tersebut sambung Ibrahim, dirinya langsung melaporkan SI kepada Mapolsek Dompu guna untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.”Saya sudah melaporkan dia (SI,red) ke polisi dan semoga kasus ini diproses dengan serius,” harapanya.(IR3)
Warga Desa Ranggo Jadi Korban Pembacokan

DOMPU, INTI RAKYAT – Syahrul Ramadhan (20 thn) warga Dusun Ladore Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, diduga dibacok oleh FK (nama inisial) warga Desa Kareke Kecamatan Pajo Dompu. Kejadian pembacokan tersebut terjadi di lokasi Desa Kareke tepatnya saat korban (Syahrul Ramadhan) mengenderai sepeda motornya.

Baca :   Dugaan Penyalagunaan Modis, Ini Jawaban Dishub

”Saat itu saya sedang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba dari arah belakang muncul pengendara (FK, red) yang memakai sepeda motor merek Vixion warna hitam yang saat itu mendekati saya dan langsung membacok saya dengan menggunakan senjata tajam jenis parang hingga mengenai tangan kanan bagian jari kelingking,” ungkapnya.

Akibat kejadian ini kata dia, dirinya mengalami luka bacok dengan 10 jahitan.”Saat itu saya langsung kePuskesmas Ranggo untuk mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Diakui Syahrul, kejadian ini sudah dilaporkan oleh dirinya ke polisi.”Kasus ini sudah saya laporkan. Semoga kasus ini ditangani secara serius,” harapnya.(IR3)

BERBAGI