Beranda Pertanian PANGDAM IX/UDAYANA dan DANREM 162/WB Ikut Panen Raya Jagung di Desa Suka...

PANGDAM IX/UDAYANA dan DANREM 162/WB Ikut Panen Raya Jagung di Desa Suka Damai

39

DOMPU, intirakyat.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP, Danrem 162/WB Kolonel Inf Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, MH, M.Han bersama rombongannya dan Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Hadiyanto S.I.P serta beberapa orang Dandim lainnya di wilayah NTB, Selasa (26/3/2019) ikut melakukan panen raya jagung di lahan jagung wilayah Desa Suka Damai, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

Selain Pangdam IX/Udayana beserta rombongan, dalam kegiatan panen raya ini pun dihadiri Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, Wakil Bupati Dompu Arifuddin SH beserta jajaran lainya di Pemda Kabupaten Dompu. Hadir pula pihak Forkopimda Dompu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta puluhan tamu undangan lainnya.

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin, melalui penyampaiannya dalam acara tersebut mengaku, senang dan bahagia karena keberadaan jagung di Dompu ini juga berkat TNI dan Polri. Setiap tahun kata Dia, pihaknya mengupayakan ada aktivitas kegiatan panen raya setiap tahunya.

“Hal ini untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa TNI, Polri dan Pemerintah berada bersama masyarakat. Maka itu bagi petani khususnya petani jagung, percayalah pemerintah tidak akan memberiarkan masyarakat khususnya petani jagung berjalan sendiri,” ujarnya.

Bupati mengajak, apabila ada masalah yang dirasakan mari dibicarakan dengan baik dan bersama sama mencari solusinya. “In Sha Allah, kebersamaan itu yang membuat kita menjadi sukses,” ajaknya.

Bupati menyebutkan, Presiden RI Joko Widodo pernah datang di Kabupaten Dompu untuk melakukan panen jagung dengan masyarakat petani pada Tahun 2015 kemarin.” Harga jagung di Dompu saat itu ditetapkan (diumumkan) secara langsung oleh beliau (Presiden IR Joko widodo,Red) saat berada di Kabupaten Dompu,” jelasnya.

Hal ini menunjukan lanjut Bupati, dukungan pemerintah agar bagaimana jagung di Dompu tumbuh dan berkembang itu sangat nyata. Menurut Dia, mungkin hanya ada satu di Negara Indonesia ini, pemerintah yang berani membawa misi membuat masyarakat Dompu mampu membayar.

Baca :   Bupati Dompu Akan Bagikan 50 Set Kompor Gas Buat Warga

“Mulai Tahun 2010 kemarin, saya sebagai Bupati Dompu membawa misi (masyarakat dompu mampu membayar. Jadi itulah dulu misi saya sebagai Bupati Dompu. Dan hal itu sudah terbukti alias sudah terealisasi,” ungkapnya.

Karena itu, tambah Bupati, sekarang Kabupaten Dompu adalah daerah terkaya di NTB. Bahkan Kata Dia, Kabupaten Dompu memiliki pendapatan perkapita diatas rata – rata NTB.”Dompu daya beli nomor 2 di NTB dan Dompu berada di urutan pertama sebagai daerah yang sedikit orang miskin diantara 8 Kabupaten di NTB. Tahun ini penurunan angka kemiskininan di Dompu sebesar 12,04 persen dari 21 persen sesuai data yang masuk Tahun 2010 kemarin. Keberhasilan (pencapaian) ini berkat jagung,” paparnya.

Tidak hanya itu sambung Bupati, Indonesia pada Tahun 2010 mengimpor 13 Juta ton jagung setiap tahun.Tahun 2012, turun menjadi 7 juta ton dan tahun 2015 pun turun sehingga tinggal 3 juta ton.”Alhamdulillah sekarang sudah 0 ton. Sebanyak 150 ribu ton jagung yang diperuntukan untuk pabrik pakan. Dan tahun ini menurut informasi Indonesia tidak akan mengimpor jagung.Target Kabupaten Dompu tahun ini yakni, 200 ribu ton jagung untuk ekspor ke Negara Filipina,” katanya.

Bupati menegaskan, berbagai pencapaian ini membuktikan bahwa petani Dompu sejatera dan mereka bisa pergi kemana saja sesukannya karena banyak uang.”Saya mengajak semua petani jagung di dompu, mari kita menikmati hasil panen jagung tahun ini,” ajaknya.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP, melalui penyampaian dan arahanya dalam kegiatan panen raya tersebut menyebutkan, mengikuti panen raya jagung di Dompu adalah suatu penghargaan bagi dirinya bersama seluruh rombongan.”Dan momentum ini adalah hari pertama saya ikut melakukan panen raya jagung dengan masyarakat Dompu,” ujarnya.

Baca :   Saneo Jadi Lokasi Panen Raya Jagung Nasional Tahun Ini

Tidak hanya itu lanjut Pangdam IX/Udayana, dibawah kepemimpinan profeso jagung Drs. H. Bambang M. Yasin, masyarakat dompu telah memberikan kontribusinya yang begitu besar untuk bangsa dan negara ini. Kenapa seperti itu, kata Dia, karena belum lama Negara ini belum mampu berswasembada jagung dan diera kesini tepatnya 4 atau 5 tahun mampu berswasembada khususnya jagung.

“Alhamdulillah, tahun kemarin saya hadir di pelabuhan sumbawa untuk menyaksikan ekspor perdana sebagai wujud dari swasembada jagung khususnya di wilayah Sumbawa ini untuk di ekspor ke Negara Filipina,” ungkapnya.

Diakui Pangdam IX/Udayana, yang membuat istimewahnya lagi hari ini dirinya baru tau kalau yang diekspor ke Negara Filipina tersebut adalah jagung yang berasal dari Kabupaten Dompu. Sebab selama ini kata Dia, dirinya berpikir bahwa jagung itu berasal dari Sumbawa Besar.”Hal itu baru saya ketahui setelah dibisikan oleh Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin yang mengatakan bahwa jagung yang di ekspor itu adalah jagung petani dompu,” jelasnya.

Pangdam IX/Udayana menyebut, dirinya hari ini berbangga hati hadir ditengah masyarakat yang mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap bangsa dan Negara ini dibawah pimpinan pemerintahnya, sehingga masyarakat Dompu tidak ada lagi yang kelaparan.

”Motivasi Bupati Dompu Drs. H. Bambang M, Yasin sangat hebat karena mampu menjadikan masyarakat Dompu mampu membayar. Tapi kita harus syukuri tidak semua tanah di Negara Indonesia ini subur, akan tetapi di Kabupaten Dompu ini sangat subur sehingga mampu memproduksi hasil jagung yang cukup banyak,” tuturya.(IR3)

BERBAGI