Beranda Peristiwa Nekat Tenggak Racun, Seorang Siswi Tewas

Nekat Tenggak Racun, Seorang Siswi Tewas

138
Foto : Sahrul / Nampak jasad almarhum, Asti (16 thn) warga Dusun Sambi Kompo Desa Adu, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB yang nekad mengakhiri hidupnya dengan minum racun saat disemayamkan di rumah duka.

DOMPU, INTIRAKYAT.COM – Asti (16 thn)  warga Dusun  Sambi Kompo Desa Adu, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB nekad mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga jenis Lanate.

Berikut  kronologis penemuan korban bunuh diri.

Korban pertama kali ditemukan,  Rohani yang tidak lain adalah kakak iparnya. Sekitar pukul 07.00 wita, Rohani menyayangimu rumah korban untuk mengembalikan Tikar.  Saat Rohani membuka pintu depan,  lansung melihat korban tergeletak dilantai ruang tamu dalam keadaan pingsan.

Melihat kondisi korban, Rohani memanggil ibu kandung korban. Saat itu keduanya berusaha menyadarkan korban, ternyata korban  tidak sadarkan diri.  Karena hal itu, akhirnya ibu korban menangis  histeris hingga mengundang hadirnya para warga yang tinggal di sekitar rumah korban.

Baca :   Tuntut Keadilan, GHNR Demo PT SMS

Saat itu pun, akhirnya sejumlah warga dan keluarga membawa korban ke Puskesmas Rasabou Kecamatan Hu’u dengan menggunakan sepeda motor ojek. Saat di perjalanan menuju Puskesmas setempat, korban sudah mengeluarkan lendir dan busa dalam mulutnya.

Setelah korban sampai di Puskemas, korban sempat mendapat perawatan. Namun karena kondisi korban kritis, akhirnya di rujuk ke RSUD Dompu dengan menggunakan ambulance Puskemas setempat.

Saat dalam perjalanan tepatnya di sekitar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, korban diduga sudah menghembuskan nafas terakhirnya. Namun karena keluarga korban masih tidak percaya bahwa korban sudah meninggal, akhirnya korban tetap di bawa ke RSUD Dompu.

Baca :   Efek Gempa Bumi, Jaringan Telepon dan Internet Terganggu

Setelah beberapa menit sampai dan berada di RSUD Dompu, ternyata benar bahwa korban sudah meninggal dunia saat berada dalam perjalanan menuju RSUD setempat. Akhirnya, korban dibawa kembali menuju kampungnya di wilayah Kecamatan Hu’u.

Kehadiran jenajah korban, disambut histeris oleh para kerabat dan keluarga korban yang tidak mengira korban mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.(IR3)

BERBAGI