Beranda Parlemen Bicara Muhammad RKP Jelaskan Soalnya Berbagi Gaji Pertama?

Muhammad RKP Jelaskan Soalnya Berbagi Gaji Pertama?

264

KOTA BIMA, intirakyat.com – Muhammad Ryan Kusuma Permadi atau yang dikenal dengan sebutan RKP. Merupakan anggota DPRD Kota Bima yang baru saja dilantik dan tergolong anggota dewan muda, pada Selasa (24/09/2019).

Anak muda ini mengungkapkan, bahwa dalam keluarganya mempunyai tradisi berbagi dengan masyarakat sudah sejak lama. Namun, terkait hal itu dirinya mengatakan cukup menjadi hubungan antara individu dengan Tuhan.

“Membagikan gaji pertama itu pasti. Itu sudah menjadi tradisi dikeluarga kita, setiap gaji pertama, tidak ada sepeserpun yang diambil. Pasti dibagikan ke warga dan itu sejak bapak saya dulu. Dan gak mungkin kita harus publikasikan ke media apalagi memanggil media untuk hal seperti itu,” kata RKP saat ditemui di kediamannya usai menggelar syukuran bersama warga.

Ia menekankan, mengenai berbagi merupakan suatu kewajiban. Dan soal itu, boleh di publikasikan, juga lebih baik lagi tidak dipublikasikan.”Cukup itu menjadi urusan pribadi dengan Allah SWT,” sebutnya.

Adapun hal-hal yang akan dia prioritaskan untuk didorong kedepannya. Pertama, mengenai penyediaan panggung atau wadah bagi para pemuda.

“Aspirasi pertama yang akan saya perjuangkan tentu pemuda terlebih dulu yang akan saya prioritaskan. Sebab, saya juga tergolong pada anggota dewan muda di periode ini. Dan selama keinginan para pemuda itu tidak melabrak aturan, tetap itu menjadi atensi khusus nantinya. Karena, pemuda kita banyak yang memiliki keahlian tapi mereka tidak memiliki panggung atau wadah mengekspresikan itu,” bebernya.

Baca :   Yatim Harapkan "keharmonisan" antara Legislatif dan Esekutif

Ia katakan, dirinya akan tetap mendorong kreativitas para pemuda-pemudanya. Terpenting, hal-hal itu bersifat membangun.

“Bentuknya itu, apapun hasil atau kreativitas mereka yang bersifat membangun. Baik itu untuk dirinya sendiri terlebih untuk daerah kita,” terangnya.

Sementara itu, duta Demokrat tersebut menceritakan hal yang memicu dirinya untuk menjadi wakil rakyat sebelumnya. Yakni berangkat dari pengalaman pribadinya ketika saat itu berhadapan dengan seorang dewan pada suatu waktu.

“Awalnya yang memotivasi saya untuk memberanikan diri ikut dalam pemilihan legislatif kemarin dan menjadi wakil rakyat ini, bermula pada sebuah pengalaman. Dari pengalaman itu, saya cukup terpanggil untuk maju di parlemen ini. Saat itu, saya bertemu dengan salah seorang dewan dan cukup memprihatinkan”

“Karena, tentang email saja orang tersebut gak ngerti. Jadi saya pikir, bagaimana rakyat bisa diperjuangkannya jika seperti ini kualitas wakil rakyatnya. Akhirnya, saya putuskan untuk ikut bertanggung saat itu juga. Dan Alhamdulillah, masyarakat mempercayakan saya untuk menjadi wakil rakyat di periode ini”

Baca :   Cara Membuat Pakan Ternak Sapi Secara Mandiri dan Mudah

“Alhamdulillah dan ucapan terimakasih mungkin tidak cukup untuk disampaikan ke masyarakat atas ini. In Syaa Allah, saya berkomitmen untuk menjadi penampung dan perpanjangan tangan aspirasi masyarakat di Dapil saya dan masyarakat Kota Bima umumnya,” gambarnya.

Ia melanjutkan, dalam mengikuti ajang kompetisi legislatif tingkat daerah tersebut. Bukan semata-mata karena dirinya dari anak seorang figur politik di Kota Bima.

“Untuk hal itu, merupakan nomor kesekiannya. Dan sama sekali bukan karena bapak adalah sorang politisi, melainkan saya terpanggil untuk masuk dalam dunia ini yaitu karena tadi. Yakni berangkat pada pengalaman pribadi saya,” tuturnya.

Seperti apa karir politik anak muda ini kedepannya, tergantung sungguh apa yang ia lakukan saat menjadi wakil rakyat sekarang ini. Dan tidak menutup kemungkinan akan mengambil kembali kursi Sang Ayah sebelumnya atau menjadi Walikota Bima.

“Semuanya tetap bergantung pada apa yang kita kerjakan hari ini, jika masyarakat merasa puas dan suka dengan kerja kita, maka akan sampai ketahap itu juga nanti. Tentu akan sampai kesana,” tutup putra mantan Walikota Bima, H. Muhammad Quraish itu.(IR/FIK)

BERBAGI