Beranda Parlemen Bicara Meski di Syariat Boleh, Pemerintah Larang Sembelih Kurban Sapi Betina Produktif. Ini...

Meski di Syariat Boleh, Pemerintah Larang Sembelih Kurban Sapi Betina Produktif. Ini Alasannya

23
Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Kabid Keswan) Dinas Peternakan dan kesehatan Hewan (Disnatwan) Kabupaten Dompu Drh. Mujahidin.

DOMPU,intirakyat.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu menggalakkan sosialisasi soal larangan penyembelihan sapi betina produktif menjelang hari raya kurban. Sosialisasi itu menyusul meningkatnya permintaan hewan sapi untuk kebutuhan berkurban di hari raya Idul Adha.

Larangan menyembelih ternak betina produktif ini mengacu Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4). Disebutkan, setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif.

Pasal 86 UU itu juga mengatur sanksi pidana kurungan bagi orang yang menyembelih ternak ruminansia besar betina produktif paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun, dan denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 300 juta. “Kami terus sosialisasikan ini ke peternak atau pedagang hewan, bukan hanya saat menjelang hari raya kurban,”kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir Zainal Arifi, M.Si pada media ini.

Baca :   Kunjungan Presiden RI, Ini Penyampaian Kapolres Dompu

Menurut Zainal, kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mempercepat program swasembada daging. Penyembelihan ternak produktif dapat menghambat upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat tanpa impor.Meski telah ada UU yang mengatur berikut ancaman pidana, pihaknya lebih memilih pedekatan persuasif kepada peternak maupun pedagang agar menaati aturan tersebut.
Pasalnya, syariat Islam tidak melarang tegas terhadap penyembelihan sapi betina untuk kurban.Sedangkan ibadah kurban dilaksanakan oleh umat Islam berdasarkan tuntunan syariat.Sebagian masyarakat bisa saja lebih memilih menggunakan dalih agama yang memperbolehkan berkurban dengan sapi betina.
“Kami sosialisasikan terus ini.Kami imbau agar berkurban dengan sapi jantan karena lebih utama.Masyarakat diharap tidak menyembelih sapi betina produktif agar bisa bereproduksi,” katanya. (Adv***)

BERBAGI