Beranda Lain-Lain LSM Gerylia Sorot Pembuatan Jalan di Lahan Negara

LSM Gerylia Sorot Pembuatan Jalan di Lahan Negara

83

DOMPU, intirakyat.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerylia Kabupaten Dompu, belum lama ini mempersoalkan pekerjaan pembuatan (pembukaan) jalan disejumlah lokasi tutupan negara (hutan) wilayah Kabupaten Dompu.

Gerilya menduga, berbagai pekerjaan itu dibiayai dari anggaran negara.”Kami LSM Gerylia mempertanyakan pembukaan jalan di lokasi tutupan negara. Termasuk mengenai anggaran untuk membiayai pekerjaan itu,” ujar Direktur LSM Gerylia Dompu, Farid Fadli, Sabtu (19/10/2019).

Farid menyebut, pembukaan jalan ini tidak hanya terlihat di satu lokasi saja. Akan tetapi juga terlihat di sejumlah lokasi tutupan negara wilayah Kabupaten Dompu.

Baca :   Jadwal Pelantikan Anggota DPRD Priode 2019 - 2024, ini Saran Bupati

“Kita bisa lihat sendiri di lokasi hutan hutan di dompu banyak sekali jalan yang sudah di buka,” ungkapnya.

Setau Fadli, pembuatan jalan di lokasi hutan sangat bertentangan dengan aturan yang ada. Hal itu terbukti kata Dia, sebagaimana yang tertuang dalam undang undang kehutanan.

“Saya meyakini, pekerjaan pembukaan jalan di lokasi hutan bertentangan dengan aturan yang ada,” katanya.

Menurut Fadli, jika ada yang mengamini pembuatan jalan di lokasi hutan, itu samahalnya membiarkan dan mendukung kerusakan hutan. Apalagi lokasi hutan di Kabupaten Dompu, sudah berubah fungsi menjadi lahan pertanian.”Ini sama halnya secara tidak langsung kita membiarkan aksi kerusakan hutan,” katanya lagi.

Baca :   Tingkatkan Profesionalisme, Kodim 1614/Dompu Gelar Apel Danramil dan Babinsa

Berangkat dari hal ini, Farid meminta kepada LHK NTB untuk bertindak dan mengambil langkah langkah untuk menindak dan memproses para pelaku tersebut.

“Masalah ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kelestarian hutan. Apalagi sampai saat ini LHK NTB terus menyuarakan tentang larangan membakar dan menebang pohon di lokasi kawasan hutan,” Tegasnya.(IR3)

BERBAGI