Beranda Hukum Lagi, Polisi Ciduk Terduga Pengedar Sabu di Pekat

Lagi, Polisi Ciduk Terduga Pengedar Sabu di Pekat

183
DOMPU, intirakyat.com – Aparat Satres Narkoba Polres Dompu kembali menangkap salah seorang terduga pengedar Narkotika jenis Sabu-sabu di wilayah Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (14/13). Pelaku tersebut adalah MMD (35) warga Desa Doropeti.

Kasubag Humas Polres Dompu Iptu Suhatta mengungkapkan, pelaku ditangkap sekitar pukul 16.30 Wita, di salah satu arena bilyar desa setempat. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 poket sabu siap edar, sejumlah uang tunai beserta satu unit sepeda motor.

“MMD di amankan karena terbukti membawa dan menguasai narkotika jenis sabu,” terang Suhatta.

Baca :   Kasus Tipilu, Anggota BPD Bakajaya Terancam Dibui

Dijelaskannya, penangkapan itu be

Barang Bukti narkoba jenis sabu dan uang tunai yang berhasil diamankan dari pelaku

rhasil dilakukan setelah aparat kepolisian menerima laporan pengaduan dari masyarakat setempat, bahwa di lokasi itu (bilyar) kerap kali dijadikan sebagai tempat transaksi jual beli barang haram sabu-sabu. Setelah melakukan penyelidikan, tim Opsnal Resnarkoba Polres Dompu dengan di back-up oleh anggota Sat Intelkam Polsek Pekat, langsung melakukan penggeledahan pada sejumlah pengunjung bilyar.

“Saat dilakukan penggeledahan, MMD sempat membuang barang haram tersebut di sekitar tumpukan kayu disekitar lokasi,” jelasnya.

Melihat MMD membuang plastik transparan, anggota Tim Opsnal langsung mengamankan dan mengarahkan pelaku. Dalam penggeledahan itu polisi mengamankan 5 poket sabu siap edar yang dibungkus plastik klip transparan, uang tunai sebesar Rp. 700.000 serta satu unit sepeda motor jenis Revo Absolut dengan nomor polisi EA 4006 LA.

Baca :   LSM Gerilya Laporkan PT Kharisma Multy Jaya ke Kejaksaan Negeri

Saat itu juga, MMD langsung digelandang ke Mapolres Dompu guna kepentingan penyidikan. Atas perbuatanya ia harus mendekam di balik jeruji besi tahanan polisi. Pelaku terancam dijerat dengan Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun kurungan penjara. (FF07)