Beranda Hukum Kejaksaan Targetkan Kasus Perusda Selesai 2018

Kejaksaan Targetkan Kasus Perusda Selesai 2018

295
Foto Faruk /www.intirakyat.com Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Dompu, Deddi Diliyanto, SH.

Dompu, intirakyat.com – Kasus dugaan penggelapan Dana di Perusahaan Daerah (Perusda) Nggahi Rawi Pahu Kabupaten Dompu yang merugikan negara sekitar Rp 500 juta terus bergulir. Kejaksaan Negeri Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan penanganan kasus tersebut selesai tahun 2018 ini.

Target penangan hukum terhadap kasus tersebut, dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Dompu lantaran mandeknya proses penyelesaian secara internal oleh Perusda. Kesempatan untuk menyelesaiakan secara internal telah diberikan selama tiga tahun.

Sayang dalam kurun waktu tiga tahun itu, tidak dimanfaat dengan baik oleh Para penggawa perusahaan milik daerah tersebut.

Baca :   DK Minta Polda NTB Tangkap Bupati Dompu ?

“Saya sudah komunikasi dengan Kejari, Kasus Perusda itu menjadi target Kami,” tegas Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Dompu, Deddi Diliyanto, SH. di ruang kerjanya Rabu (24/01) pagi tadi.

Deddi mengatakan, sejauh ini pihak Perusda belum melimpahkan penangan penggelapan dana tersebut kepada lembaga penegak hukum manapun.

Kata Dia, tahun 2017 lalu Direktur Perusda, Nasrun Hanif, SE., pernah mengatakan akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum jika ganti kerugian Negara itu tidak dilakukan.

“Di TP-TGR kita sudah tanya prosesnya seperti apa, namun tidak jelas juga. Sudah kita coba koordinasi tapi masih saja mengelak,” ujarnya.

Baca :   LHP Kasus Dugaan Amoral Ada Sejak Tahun 2014, Tapi Ko Belum Ditindaklanjuti ?

Dikatakannya lagi, Kejaksaan bisa langsung menangani kasus tersebut tanpa harus menunggu penyerahan dari Direktur Perusda, terlebih lagi terkait kasus tersebut Inspektorat telah mengeluarkan Laporan Hasil Temuan (LHP) kepada Bupati dan ditemukan adanya kerugian keuangan.

“Kemarin sudah kita coba lempar bola, karena kita menunggu itu juga. Jadi sekarang ini kita yang minta dan kapan pun kita bisa ambil kasus itu,” imbuhnya. (IR7*).

BERBAGI