Beranda Hukum dan Kriminal Kasus Tipilu, Anggota BPD Bakajaya Terancam Dibui

Kasus Tipilu, Anggota BPD Bakajaya Terancam Dibui

89

Dompu, intirakyat.com – Anggota Badan Permusyawaratan Desa Bakajaya, AM., Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu terancam kurungan satu tahun penjara. Dia diduga terlibat dalam aksi kampanye dari salah satu calon anggota DPRD Provinsi NTB dengan melanggar pasal 494 junto 280 ayat 3 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Dompu, Catur Hidayat Putra, SH., menyatakan bahwa berkas perkara kasus dugaan tindak pidana pemilu (Tipilu) yang melibatkan oknum anggota BPD tersebut dinyatakan rampung (P21).

“Setelah berkasnya kami terima dari penyidik Gakumdu Kepolisian dan melakukan penelitian serta berkoordinasi dengan Bawaslu, berkasnya dinyatakan P21,” ungkap Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Dompu, Catur Hidayat Putra, SH., pada wartawan, Kamis (10/01/2019) lalu.

Baca :   Diduga Pesta Sabu, Tiga Warga Kabupaten Bima Ditangkap Polisi

Koordinator Gakumdu Kejaksaan Negeri Dompu, mengatakan, anggota BPD tersebut diduga menjadi pelaksana kampanye calon anggota DPRD yang telah dilarang oleh Undang-undang.

“Hari ini dilakukan pelimpahan dari Gakumdu Kepolisian ke Gakumdu Kejaksaan. Selanjutnya akan segara kami limpahkan ke pengadilan untuk disidangkan secepatnya karena 5 alat bukti sudah terpenuhi,” ujarnya.

Secara terpisah, Devisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa (HPPS) Bawaslu Kabupaten Dompu, Swastari HAZ SH., mengatakan oknum anggota BPD Desa Bakajaya tersebut diduga menjadi pelaksana kampanye calon anggota DPRD Provinsi di Dusun Wodi, di desa terkait pada tanggal 11 Desember 2018 lalu. Saat itu dia bertindak sebagai pembawa acara (MC).

Baca :   TIM OPS SUS Polres Bima Kota, Temukan SPM Hasil Curanmor

“Saat membawakan acara kampanye, dia (anggota BPD) memperkenalkan citra diri calon dan mengajak masyarakat yang hadir untuk memilih calon yang bersangkutan,” ujarnya singkat. (IR7)

BERBAGI