Beranda Hukum Kasus Korupsi APBDes, Mantan Plt Kades Malaju ‘melawan’

Kasus Korupsi APBDes, Mantan Plt Kades Malaju ‘melawan’

250
Satgas Dana Desa saat memeriksa berkas Plt Kades Malaju

Dompu, intirakyat.com – Mantan Plt, Kepala Desa (Kades) Malaju  Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, AM (nama inisial) terkesan menunjukan sikap tidak keperaktif terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Inspektorat Dompu. Pasalnya, oknum mantan pejabat Kades diduga korupsi dana APBDes senilai RP 100 Juta yang sebelumnya diperuntukan untuk membiayai pekerjaan pembukaan jalan baru di lokasi Desa Malaju Tahun 2018. 

Bukti tidak adanya sikap baik oknum Plt Kades, dibuktikan dengan tidak adanya sikap yang bersangkutan (AM,red) untuk mengembalikan dana yang menjadi kerugian Negara. Padahal sebelumnya, DPMPD Dompu sudah menyarakan kepada yang bersangkutan untuk mengembalikan uang tersebut. Namun sayangnya, saran dari DPMPD ternyata tidak direspon dengan baik.

Kasus dugaan korupsi in pun, akhirnya mendapat respon serius dari 
Satgas Dana Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal yang saat itu langsung turun di Kabupaten Dompu guna melakukan pemeriksaan mengenai penggunaan dana tersebut.” Terkait kasus ini, kami sudah melakukan evaluasi pada Tanggal 5 Oktober 2018 lalu dengan meminta yang bersangkutan (AM,Red) untuk mengembalikan dana itu. Tapi nyatanya dana itu tidak mau dikembalikan,” ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa DPMPD Dompu, M. Ali., pada media ini Rabu (19/12/2018).

Baca :   Anak Usia 0-17 Tahun Wajib Miliki Kartu Identitas Anak

Terkait kasus dugaan korupsi ini, sudah ditanggani secara lanngsung oleh Satgas Dana Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal. Dan kabarnya sudah dilaporkan oleh Satgas Dana Desa ke Mapolres Dompu.”Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses oleh Tipiter SatReskrim Polres Dompu,” jelasnya.

Sebelumnya, berdasarkan pemberitaan yang beberapa kali di langsir media ini menyebutkan, Dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh mantan Plt, Kades Malaju yakni mengenai anggaran APBDes Tahun 2018. Dimana dana yang sebelumnya diperuntukan untuk membiayai pekerjaan fisik (pembukaan jalan baru) tidak dipergunakan sesuai dengan peruntukanya alias pekerjaan tidak dilaksanakan. Sementara untuk anggaranya itu sudah habis dicairkan. 

Baca :   Kodim 1614/Dompu Lepas Keberangkatan Pramuka SWK Binaan

“Ada jalan yang belum dikerjakan tapi anggarannya sudah habis.  Kami lebih awal telah mengawasidan memonitoring dan kita temukan kejanggalan lalu kita panggil untuk klasifikasi dan menyelesaikannya. Tapi nyatanya yang bersangkutan (AM,red) sampai saat ini tidak ada niat untuk mengembalikan,” bebernya. (IR7).

BERBAGI