Beranda Hot News Kasus K2 Sudah 5 Tahun Berjalan, Bupati Dompu Harus Ditahan

Kasus K2 Sudah 5 Tahun Berjalan, Bupati Dompu Harus Ditahan

379

Dompu, intirakyat.com – Memasuki awal tahun 2019, kasus dugaan korupsi perekrutan CPNS K2 Dompu kembali di sorot ke permukaan publik. Tak tanggung-tanggung, aparat penegak hukum pun diminta untuk menangkap Bupati Dompu H Bambang M Yasin yang merupakan tersangka dalam kasus ini.

Sorotan mengenai kasus K2 ini digulirkan kembali oleh Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Arak) Kabupaten Dompu lewat aksi unjuk rasa pada Senin (07/01/2019) pagi.

Masuk tahun 2019, menjadi cacatan penting terhadap panjangnya dan lama nya penanganan kasus K2 yang kini telah masuk tahun kelima. Proses penyelesaiannya belum juga diselesaikan oleh penegak hukum.

Baca :   LHK NTB Limpahkan Berkas Perkara Kasus Illegal Loging ke Kejati NTB

“Kasus k2 dua tahun bersarang di Polres Dompu, 2 tahun ditangani oleh Polda NTB dan sejak Agustus 2018 di tangani Bareskrim Polri, namun tersangkanya belum juga di tahan. HBY harus ditangkap,” teriak salah seorang massa aksi, Syamsudin Some.

Indikasi demi indikasi dimunculkan oleh massa aksi terhadap belum ditahannya tersangka oleh penegak hukum. Diantaranya tersangka yang kebak hukum hingga adanya permainan antara penegak hukum dan tersangka.

“Sudah tiga kali pergantian Kapolres, kasus K2 masih terus berjalan dan belum ada penjelasan penyelesaiannya. Jelas ada indikasi permainan dimata hukum,” teriak massa aksi lainnya, Dedi Kusnadi.

Baca :   Selundupkan Sabu di Rutan, Dua Warga Sape Kembali Diringkus

Aksi unjuk rasa kasus K2 ini berlangsung ramai yang diikuti oleh ratusan massa aksi dari berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Dompu. Orasi demi orasi dilakukan di berbagai titik seperti, di depan Kejaksaan Negeri Dompu dan Pendopo Bupati Dompu. (IR7).

BERBAGI