Beranda Hukum Kasus CPNS K-II Dompu, Muhammad Nur DKK Laporkan Polda NTB ke Ombusman...

Kasus CPNS K-II Dompu, Muhammad Nur DKK Laporkan Polda NTB ke Ombusman RI

294

DOMPU, intirakyat.com – Muhammad Nur alias Uma Neo bersama Syahrir dan Imam Soebari alias Ori Bari, warga Kabupaten Dompu, mengaku telah melaporkan Polda NTB ke Ombusman RI. Hal ini dilakukan mereka, untuk meminta bantuan Ombusman RI agar mempertanyakan lanjutan proses hukum terhadap kasus dugaan korupsi dalam pengrekrutan CPNS K-II Kabupaten Dompu.

“Kami sudah memasukan laporan resmi (pengaduan) kepada Ombusman RI terkait lambatnya penanganan kasus dugaan korupsi CPNS K-II Dompu ke Obusman RI. Pengaduannya resmi kami masukan Tanggal 10 Juni 2019,” ungkap Uma neo, saat diwawancarai wartawan ini, Rabu (10/7/2019).

Dikatakan Uma Neo, berbagai item laporan itu antaralain, selain meminta bantuan ombusman RI untuk mempertanyakan lanjutan proses hukum kasus CPNS K-II Dompu, juga ada dugaan Mal Administrasi sehubungan dengan tidak dihadirkan putusan MA Nomor 220 K/TUN/2018 pada saat dilakukan korsup di Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB tanggal 31 Mei 2018 yang dihadiri juga oleh tim dari KPK.

Baca :   Pesta Narkoba, Dua Pengedar Sabu Diamankan Bersama Uang Rp 91 Juta 

“Itulah berbagai item laporan pengaduan kami, termasuk mempertanyakan berbagai kejanggalan lainnya dalam penanganan kasus CPNS K-II,” ungkapnya.

Dasar laporan ini pun lanjut Uma Neo, akhirnya di respon baik oleh Ombusman RI. Dan saat ini kasusnya kata Dia, tengah ditangani oleh Ombusman RI.

“Oleh Ombusman RI, mengirim ke kami surat tembusan permintaan penjelasan atau klarifikasi yang dikirim Ombusman RI kepada Polda NTB dengan nomor surat 0034/KLA/0074.2019/mtr-08/VII/2019,” jelasnya.

Selain itu tambah Uma Neo, pihaknya juga sudah menerima surat dari Ombusman RI, perihal Dimulainya Pemeriksaan dengan nomor surat 0016/STR/0074.2019/mtr.08/VII/2019.

Baca :   Laporan ADD/DD, Kejaksaan Bakal "periksa" Kades Wawonduru

“Dalam surat ini Ombusman RI memberitaukan bahwa telah menerima laporan kami dengan nomor register 0074/LM/V/2019/MTR, tanggal 28 Juni 2019,” terangnya.

Lebih jauh Uma Neo berharap, semoga persoalan yang diadukan oleh pihaknya ke Ombusmam RI bisa segera dituntaskan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa segera direspon secara serius oleh pihak pihak terkait,” harapnya.

Sementara itu, sampai berita ini di publis,Kapolda NTB melalui
Kabid Humas Polda NTB Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, yang dihubungi wartawan ini, Rabu (10/7/2019) melalui WhatsAppnya guna untuk dimintai tanggapan mengenai adanya laporan tersebut, belum ada responnya.(IR3)

BERBAGI