Beranda Lain-Lain Kasat Pol PP Ungkap “modus” Illegal Loging di Dompu

Kasat Pol PP Ungkap “modus” Illegal Loging di Dompu

361

DOMPU, intirakyat.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Dompu, belum lama ini membeberkan modus mengenai pengakutan kayu diduga hasil illegal loging dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis truk. Pasalnya, praktek pengakutan kayu ini diduga dikawal dan dibekingi oknum aparat.

“Saya tau permainan dalam pengakutan kayu illegal loging di Dompu ini. Selain surat surat diduga dimanipulasi, juga ada oknum aparat yang kawal dan bekingi,” ungkap Kasat Pol PP Dompu, H. Moh Saiun SH, M.Si, saat diwawancarai wartawan ini melalui telepon seluler (hp) di nomornya 081391579xxx, Senin (19/8/2019).

Saiun menyebut, dugaan keterlibatan oknum aparat itu dibuktikan berdasarkan hasil pengamanan yang dilakukan oleh jajaranya (anggota sat pol pp) yang ditugaskan di masing masing palang wilayah Kwangko dan Karaku.

“Anakbuah saya yang bertugas di palang Kwangko dan Karaku, kerap kali menahan sejumlah truk yang mengakut kayu diduga hasil Illegal Loging,” jelasnya.

Baca :   Kodim 1614/Dompu Gelar Koprs Raport Serah Terima Jabatan Perwira

Saiun juga menyebut, saat dilakukan pemeriksaan surat surat, terdapat keanehan dan kejanggalan yang tertera dalam surat tersebut.

“Di salah satu truk kami pernah menemukan kayu jenis Raju Mas, tapi didalam surat tertera kayu rimba campuran. Inikah aneh, masa kayu jenis itu masuk katagori rimba campuran,” katanya.

Diakui Saiun, parahnya lagi saat anggotannya memeriksa surat beserta truk, tiba tiba datang oknum aparat yang meminta agar truk dilepas alias dibiarkan jalan dengan dalih bahwa kayu tersebut legal.

“Terkadang kami dilapangan (palang karaku dan kwangko) terjadi gesekan pada saat memeriksa truk berisi kayu. Tapi terkadang kami tidak bisa berbuat apa apa, ketika pihak terkait yang memiliki kewenangan penuh menyatakan bahwa kayu tersebut legal. Sebab kami sebagai Sat Pol PP hanya menjalankan tugas sesuai yang diatur dalam perda,” paparnya.

Dasar itu pun, lanjut Saiun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak ketika semua truk yang mengakut kayu melewati palang itu dikatakan legal oleh para pihak tersebut.”Mestinya pihak pihak terkait itu harus jeli dan melakukan pendalaman apakah kayu itu benar benar legal atau tidak,” tuturnya.

Baca :   Langgar AD/ART, PMII Dompu Sesalkan Sikap BPK PKC NTB

Disinggung mengenai adanya isu dugaan pungli yang dilakukan oleh petugas sat pol pp yang bertugas di palang Kwangko dan Karaku ? Saiun pun secara tegas membatah hal itu, karena selama ini pihaknya tidak pernah berbuat seperti itu.

“Anggota saya tidak pernah melakukan hal seperti itu. Karena sesungguhnya saya menugaskan mereka di palang palang itu untuk menegakan Perda,” terangnya.

Lebih jauh Saiun mengungkapkan,
begitu banyak benturan yang dihadapi selama portal diaktifkan.” Tapi prinsip kami adalah meminimalisir kerugian daerah akibat ulah masarakat yang tidak taat aturan. Maka itu kami minta masyarakat melengkapi dokumen ketika hasil bumi dikeluarkan dari Dompu,” Tegasnya.(IR3)

BERBAGI