Beranda Hukum Kades Akui Sholat Gaya Dangdut Warga Ranggo

Kades Akui Sholat Gaya Dangdut Warga Ranggo

348
Foto RUL/ inti rakyat/ Kepala Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu, Provinsi NTB Siti Sumarni,

DOMPU, INTIRAKYAT.COM – Kepala Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB Siti Sumarni, membenarkan bahwa terduga pelaku adegan Sholat dengan gaya goyangan dangdut yang diduga sebagai sebuah tindakan penistaan terhadap agama islam, merupakan warga Desa Ranggo.

Menurut Kades, pelaku tersebut tercatat sebagai warga Desa Ranggo bernama Salahuddin alias Udin alias Ujang (32 thn)

“Iya benar, si Udin itu (pelaku penistaan agama, Red) adalah warga kami di Desa Ranggo,” ungkap Sumarni, saat diwawancarai sejumlah wartawan di loby utama Pandopo Bupati Dompu, Selasa (20/2).

Hanya saja, Udin sudah lama tidak berada di Desa Ranggo dan saat ini Udin masih berada di Negara Malasya. “Menurut kabar Udin sudah satu tahun lebih menjadi TKI di Malasya,” jelasnya.

Baca :   MUI Akui Video Pria Berjoget dengan Gerakan Sholat adalah Warga Dompu

Udin saat masih tinggal di Desa Ranggo, dikenal dengan sosok anak yang murah senyum dan mudah bergaul. Tapi semenjak menjadi TKI tidak diketahui seperti apa kondisinya.

“Menurut pengakuan keluarganya dia baik-baik saja semenjak berada di Malasya,” terangnya.

Kapan Kades mengetahui bahwa Udin melakukan penistaan agama melalui vidio..?

Kata Siti, aksi penistaan agama yang dilakukan Udin melalui video itu, diketahui oleh dirinya di jejaring sosial Facebook. “Pas melihat vidio itu saya kaget kenapa yang bersangkutan bisa dan tega melakukan hal semacam itu. Padahal yang bersangkutan juga warga muslim,” ungkapnya.

Baca :   Warga Desa Serakapi Jadi Korban Penganiayaan dan Perampasan

Apa tanggapan Kades mengenai aksi video penistaan agama tersebut..?

Dikatakan Siti, pihaknya sangat menyayangkan dan kecewa dengan prilaku Udin. Apalagi tindakan tersebut menyangkut masalah agama.

“Intinya kami sebagai pemerintah Desa Ranggo mengutuk keras tindakan pelaku penistaan agama tersebut. Mengenai penanganannya, kami sepenuhnya menyerahkan permasalahan ini kepada pihak penegak hukum,” tuturnya. (IR3)

BERBAGI