Beranda Politik Jelang Pesta Demokrasi 2019, Kapolres dan Dandim 1614/Dompu Gelar Silaturahmi Kamtibmas

Jelang Pesta Demokrasi 2019, Kapolres dan Dandim 1614/Dompu Gelar Silaturahmi Kamtibmas

52

DOMPU, intirakyat.com – Mapolres Dompu bersama Kodim 1614/Dompu bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Kamis (7/2/2019) menggelar Silaturhami Kamtibmas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk menyemangati dan mengajak tokoh masyarakat, agama dan tokoh adat di Kabupaten Dompu dalam menangkal penyebaran berita bohong (Hoax) menjelang pesta Demokrasi Tahun 2019.

Silaturahmi kamtibmas yang berlangsung di Aula hotel Tursina, Jalan Sonekling nomor 8, Keluarahan Bada, Kecamata. Dompu, Kabupaten Dompu ini, dipimpin langsung Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK bersama Dandim 1614/Dompu, Letkol Caz, Arief Hadiyanto, S, Ip.

Hadir pula dalam acara ini,
Ketua MUI Dompu, KH. HC. Abdullah Arsyad, Kakanmenag kab. Dompu, H. Syamsul Ilias, S, Ag,Kasubag humas Polres Dompu, IPTU Sabri dan Kaur Bin Ops Polres Dompu, IPDA Makrus.

Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK, melalui penyampaiannya dalam acara tersebut meminta, agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan nanti, memilih sesuai dengan hati nuraninya masing – masing.

“Tidak semua warga masyarakat paham dan mengerti bahwa semua yang dilakukan telah melanggar hukum. Maka itu, mari kita sama sama sadar dan mengerti apa yang harus kita lakukan,” katanya.

Baca :   KPU DOmpu Tindaklanjuti Temuan Panwaslu saat Coklit PPDP

Disela waktu, Dandim 1614/Dompu, Letkol Caz, Arief Hadiyanto, S, Ip, dalam momentum ini pun juga menyampaikan, bahwa dirinya Kapolres sering melaksanakan silaturahmi ke toma, toga maupun kelompok tani untuk mendengarkan aspirasi mereka sampai menjelang pelaksanaan Pilpres nanti di Kabupaten Dompu.

“Kita tidak perlu saling menyalahkan, akan tetapi kita harus membantu pihak Pemda dan aparat keamanan demi kenyamanan masyarakat di Kabupaten Dompu,” sarannya.

Dikatakan Dandim, terkait pelaksanaan Pos Ronda dan Siskamling tidak perlu meminta ijin kepada pihak Pemda maupun aparat keamanan, akan tetapi bisa langsung berkoordinasi dengan tokoh terkait yang ada di Desa dan Kelurahan.

“Masyarakat bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku kejahatan di sekitarnya dan bisa langsung diserahkan kepada pihak kepolisian tanpa harus menunggu pihak keamanan dari Polri/TNI,” jelasnya.

Menurut Dandim, semua masalah keamanan adalah peran serta dari masyarakat agar generasi mendatang lebih baik dari hari ini dan semuanya harus berbuat baik dan harus dimulai dari keluarga masing masing.

Baca :   Didemo HMI Tiga Kali, Kapolres Dompu Minta Maaf

“Kita harus mampu memilah setiap permasalahan yang terjadi kepada keluarga kita dan tetap jadikan pendidikan agama sebagai pedoman utama dalam keluarga,” tuturnya.

Lebih jauh Damdim menegaskan,
Personil TNI/POLRI yang ada di Dompu sangat terbatas dan mereka tidak mampu untuk menjangkau luasnya wilayah yang ada di Kabupaten Dompu.” Untuk itu diperlukan peran serta tokoh masyarakat dan keluarga agar lebih efektif,” pintanya.

Sementara itu, tokoh agama dan tokoh masyarakat, pada kesempatan ini juga mengatakan
Pendidikan agama sangat kurang dan pihaknya mengharapkan ada kegiatan siraman rohani kepada siswa dan pelajar di sekolah

“Kami mengusulkan kepada Kapolres dan Dandim agar melaksanakan patroli jangan hanya melaksanakan patroli di dalam kota saja melainkan dilakukan juga di pelosok desa,” pintanya.

Lebih jauh, tokoh agama dan masyarakat berharap kepada pihak kemanan dari TNI/POLRI agar menertibkan penginapan atau kost yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Dompu.

“Sedikitnya personil yang diturunkan di lapangan terutama kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Untuk diketahui Kelurahan Simpasai merupakan daerah yang sangat banyak penduduknya di Kecamatan Woja,” Tandasnya.(IR3)

BERBAGI