Beranda Hukum dan Kriminal Ini Cerita Orang tua Cewek Cantik Yang Tewas Gantung Diri di Dompu...

Ini Cerita Orang tua Cewek Cantik Yang Tewas Gantung Diri di Dompu NTB

980
Cewek Cantik Yang Tewas Gantung Diri di Dompu NTB

DOMPU, INTIRAKYAT.COM – Lisa Irawati (19) cewek cantik asal Desa Kempo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu NTB yang memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di dalam kamar pada Minggu (15/04) rupanya dilatarbelakangi oleh depresi. Pasalnya, sebelum meninggal karena gantung diri, tiga bulan yang lalu sudah tiga kali korban melakukan percobaan bunuh diri, mulai dari meminum obat serangga hingga obat vitamin hewan ternak, tapi gagal.

Berdasarkan cerita orang tua korban kepada polisi, sehari sebelum kejadian atau pada Sabtu (14/04) sekitar pukul 17.00 Wita, korban meminta uang jajan kepada ayahnya sebesar Rp 100 ribu. Setelah menerima uang, korban kemudian pergi meninggalkan rumah.

Melihat korban tidak pulang, sekitar pukul 21.00 Wita, orangtua lalu mencari korban di rumah teman, tentangga dan juga keluarga. Namun korban tidak ditemukan. Hingga pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 Wita korban pulang ke rumahnya.

“Korban ini tidak pulang ke rumah semalaman dan tidak diketahui dia menginap dimana. Saat dia pulang, dia ditanyai ayahnya. Kamu dari mana saja, tidur dimana kamu semalaman ? Tidak pantas kamu sebagai seorang perempuan kelayapan dan tidur di rumah orang,” tanya ayah korban yang dikutip Kassubag Humas Polres Dompu, Iptu Suhatta., pada media ini Minggu (15/04).

Baca :   Pelaku Curanmor Pura-pura Pingsan

Mendengar pertanyaan ayahnya itu, korban tidak menjawab dan langsung masuk kamar, lalu menyetel musik menggunakan speaker dengan volume yang sangat tinggi.

Tak lama kemudian, korban dipanggil oleh ibunya dan disuruh untuk membeli ikan di pasar yang tidak jauh dari rumah korban. Korban pun melakukannya dan kembali masuk kamar.

“Sepulang dari pasar, korban langsung masuk kamar. Muncul perasaan tidak enak pada sang ibu, kemudian ibunya memanggil korban namun tidak dijawab oleh korban, kemudian ibunya memeriksa ke dalam kamar dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan tali nilon,” utarnya.

Menemukan anaknya tewas tergantung, sang ibu kemudian histeris dan berteriak memanggil tetangga. Lalu korban diturunkan dengan dan memotong tali menggunakan parang, selanjutnya korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kempo

Baca :   Polsek Woja Ringkus Empat Orang Terduga Pelaku Curanmor Asal Dompu dan Bima

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi, polisi mendapatkan adanya niat yang muncul dari korban. Selain tali nilon sepanjang 15 meter dan kursi kayu untuk korban berdiri, polisi juga menemukan dua lembar sajadah yang menutupi jendela. Hal itu agar aksi korban tidak dilihat atau diketahui oleh tetangga.

“Sekitar 3 bulan yang lalu korban sempat melakukan upaya bunuh diri dengan meminum vitamin ternak, namun cepat diketahui oleh orangtuanya dan diambil tindakan pertolongan dengan langsung membawa ke Puskesmas. Dan sebelumnya lagi, sekitar 3 kali melakukan upaya bunuh diri dengan meminum cairan pembunuh nyamuk (Baygon),” terang Suhatta.

Atas kejadian yang menimpa anaknya ini, orang tua beserta keluarga mengaku pasrah dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir korban. Korban langsung dikebumikan di areal pemakaman umum desa setempat ada sore harinya. (IR7).

BERBAGI