Beranda Hot News Gagal Panen Raya Karena Didemo, Warga Saneo Mengadu ke Bupati Dompu

Gagal Panen Raya Karena Didemo, Warga Saneo Mengadu ke Bupati Dompu

287

DOMPU, INTI RAKYAT – Puluhan warga dan Pemuda Desa Saneo, Kecamatan Woja, mendatangi Bupati Dompu usai mengetahui gagal digelarnya kegiatan Panen Raya Jagung Nasional yang rencananya digelar di So Sori Ka’da Saneo Senin (11/03/2019) karena didemo dan diblokir jalan oleh oknum warga Desa Serakapi yang menuntut pemerintah agar harga jagung mencapai Rp 5.000 perkilogramnya.

Kedatangan puluhan warga itu bertujuan untuk memberitahukan bahwa dalam aksi yang berlangsung di Desa Serakapi itu untuk memberitahukan tidak ada satu orang pun warga Saneo yang ikut didalam nya. Jikalaupun ada yang menyebutkan, itu hanyalah oknum warga yang memang tidak setuju akan adanya panen raya jagung di Saneo.

“Kami 100 persen dari seluruh elemen masyarakat Desa Saneo mendukung penuh kegaitan ini, bahkan kami ikut terlibat dalam mengatur kendaraan dan juga ikut melakukan segala persiapan di lokasi kegaitan sejak awal,” ungkap pemuda Saneo, Ahmad Son, pada bupati Dompu di Pendopo Bupati.

Baca :   Selundupkan Sabu di Rutan, Dua Warga Sape Kembali Diringkus

Pemuda Saneo mengaku senang karena Desanya dijadikan lokasi panen raya nasional, namun hal itu harus pupus ditengah jalan setelah Rombongan Kementrian dan Bupati Dompu memilih pulang dan membatalkan kegiatan panen raya karena aksi blockade jalan yang dilakukan oleh oknum warga Desa Serakapi yang menuntut kenaikan harga jagung.

“Jika ada yang menyebut mengatasnamakan rakyat Saneo, itu adalah oknum yang tidak senang dengan adanya kegiatan itu. Padahal kondisi dilapangan kami selalu mendukung kegiatan ini karena membuktikan bahwa Desa kami akan jadi potensi dikunjungi olegh orang banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Dompu H Bambang M Yasin., menyambut baik warga dan pemuda Saneo yang mengadukan rasa kecewanya atas tindakan oknum warga yang melakukan aksi blockade jalan. Bupati mengatakan, bahwa sudah mengetahui pemuda Saneo ikut terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini.

Baca :   Saneo Jadi Lokasi Panen Raya Jagung Nasional Tahun Ini

“Saya tahu kalian tidak bersalah. Yang melakukan aksi itu sudah kami ketahui jauh hari sebelum ini, jadi kita sudah tanda,” kata H Bambang didepan warga Saneo.

H Bambang juga mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap oknum warga Desa Serakapi, yang melakukan aksi blockade jalan sehingga menggagalkan kegiatan Panen Raya Jagung Nasional yang Bupati juga mengungkapkan rasa malunya terhadap Direktur Jendral Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia, dr. Gatot Irioanto., karena tidak jadi melakukan panen raya akibat dihadang oleh warga yang menggelar aksi menuntut kaniakan harga jagung itu.

“Saya tidak hanya kecewa, tapi saya juga merasa dipermalukan oleh anak-anak itu,” ujarnya. (IR7)

BERBAGI