Beranda Peristiwa Dua Tahun Pendistribusian Air Tidak Lancar, Warga Desa Matua Tutup Jalan

Dua Tahun Pendistribusian Air Tidak Lancar, Warga Desa Matua Tutup Jalan

147

DOMPU, intirakyat.com – Puluhan warga Dusun Selaparan, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (16/3/2019) sekitar pukul 09.30 wita melakukan aksi penutupan jalur jalan Dusun Selaparang, Desa Matua setempat. Aksi ini dilakukan para warga sebagai bentuk sikap kekecewaan atas tidak lancarnya pendistribusian air bersih oleh Perusahaan Desa Air Minum (PDAM) Dompu.

Aksi tutup jalan dengan menggunakan batu dan kayu ini, sempat membuat aktivitas lalu lintas di lokasi jalur jalan setempat macet total. Tidak hanya itu, massa juga melakukan pembakaran kayu ditengah jalan tepatnya di lokasi setempat.”Sudah 2 Tahun ini penyaluran air bersih di Dusun Selaparan Desa Matua ini tidak lancar. Dan itulah alasan kenapa kami melakukan aksi tutup jalan,” ungkap pewakilan massa aksi Dusun Selaparan, Desa Matua, Kecamatan Woja Dompu, M. Saiful di lokasi berlangsungnya aksi tutup jalan.

Baca :   Gempa Kembali Melanda Lombok NTB, Warga Dompu dan Bima Panik

Melalui aksi ini pun, lanjut M. Saiful ,pihaknya menuntut kepada pihak PDAM agar segera malakukan pemutihan terkait terlambatnya pembayaran air selama 2 tahun. Meminta PDAM agar bertanggungjawab karena telah melakukan penagihan sebesar RP 3 Juta per-Rumah yang ada di Dusun Selaparan terkait penundaan pembayaran air selama 2 Tahun.

Padahal menurut mereka, selama 2 tahun tersebut air sama sekali tidak mengalir di Dusun Selaparan Desa Matua.”Kami juga meminta kepada pihak PDAM agar segera mengembalikan meteran yang sudah di cabut paksa oleh pihak PDAM,” tegasnya.

Sementara itu, memasuki pukul 11.30 wita, sebanyak 3 orang massa aksi bersama kanit IK Polsek Woja, kanit IV Sat Intelkam menuju kantor PDAM untuk melakulan koordinasi. Hasil koordinasi ini pun menghasilkan suatu kesepakatan bahwaDirektur PDAM Dompu Agus Suandi SE, menyatakan siap untuk melakukan dialog dengan masyarakat Dusun Selaparang, Desa Matua Pada hari Senin depan (Tanggal 18 Maret 2019).

Baca :   56 Hari Meninggalnya Jumiati, Sang Ortu Masih Diselimuti Kesedihan

Usai mendengar respon dari PDAM Dompu, jalan yang sebelumnya di tutup akhirnya dibuka kembali dan aktivitas lalu lintas kembali normal.

Sebelumnya, aksi tutup jalan yang dilakukan oleh massa aksi asal warga Dusun Selaparan, Desa Matua, Kecamatan Woja, Dompu ini mendapat penjagaan dari Aparat Kepolisian Polsek Woja.(IR3)

BERBAGI