Beranda Pertanian Diterpa Angin Kencang, Puluhan Hektar Tanaman Jagung Tumbang

Diterpa Angin Kencang, Puluhan Hektar Tanaman Jagung Tumbang

508
foto ist/intirakyat.com Lahan jagung masyarakat yang rusak akibat diterjang angin kencangan yang terjadi Senin (29/1) sekitar pukul 13 00 wita

Dompu, intirakyat.com – Akibat diterpa angin kencang yang terjadi Senin (29/1) sekitar pukul 13.12 wita hingga 15.21 wita, puluhan hektar lahan jagung milik masyarakat di wilayah Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Provinsi NTB rusak parah.

Salah seorang pemilik lahan jagung di sekitar So Mada Tera, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Provinsi NTB, kepada Inti Rakyat mengatakan, saat itu Ia sedang berada di lahan jagung miliknya. Tiba-tiba angin bertiup kencang dan merusak tanaman jagung miliknya. “Saya kaget tiba-tiba ada angin kencang datang, padahal hujan tidak turun,” ungkap Dodo.

Baca :   Tahun 2018, Harga Jagung Dompu Tembus RP 4300 Perkilo

Akibat angin tersebut, separuh dari tanaman jagungnya rusak parah. Menurut Dodo, tidak hanya tanaman jagungnya saja yang rusak, namun jagung milik petani lain yang ada disekitarnya juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Tanaman jagung yang patah akibat angin itu, saat ini kondisinya masih sangat muda alias belum bisa dipanen. Jagung yang patah akibat angin itu, otomatis akan membusuk.

Akibat kerusakan tersebut, Dodo mengaku akan mengalami kerugian jutaan rupiah. Ia berharap. Pemerintah Kabupaten Dompu segera turun ke lahan jagung milik petani untuk melakukan pendataan.

Baca :   PANGDAM IX/UDAYANA dan DANREM 162/WB Ikut Panen Raya Jagung di Desa Suka Damai

“Saya harap pemerintah segera mendata dan memberi sedikit bantuan kepada petani. Kami rugi, kalau bisa kami dibantu,” harap Dodo.

Pantauan dan informasi yang berhasil dihimpun media ini, bencana angin kencang tersebut, selain merusak kebun jagung di Kelurahan Simpasai, juga merusak puluhan hektar lahan jagung di Desa Saneo, Serakapi, Desa Riwo.

Karena kejadian ini, kerugian yang dialami para pemilik lahan jagung diperkirakan sebesar Ratusan Juta Rupiah. Hingga berita ini dinaikan BPBD Dompu belum berhasil di wawancarai terkait kejadian tersebut. (IR3)

BERBAGI