Beranda Diskomminfo Disbudpar Akan Bangun Fasilitas Umum di Lokasi Wisata

Disbudpar Akan Bangun Fasilitas Umum di Lokasi Wisata

78
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Syamsul Huriah.

DOMPU, INTIRAKYAT.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu akan membangun fasilitas umum seperti Toilet dan Mushola di beberapa lokasi wisata, diantaranya, Sarae Nduha, Mada Oi Wau, Mada Oi Rao dan Pantai Lakey. Pembangunan ini nantinya akan dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dilokasi tersebut, menjadi pertimbangan karena tingginnya angka kunjungan. Sehingga dipandang perlu tersedianya fasilitas umum.

Sekretaris Dinas Budpar, Syamsul Huriah., menuturkan, pembangunan fasilitas umum ini baru direncanakan, dan belum mendapatkan persetujuan Bupati Dompu. Jika dapat terealisasi nanti, maka dipastikan pengunjung yang datang di lokasi-lokasi wisata tersebut akan mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Baca :   Pembangunan Pelabuhan Nusantara menunggu Kesiapan Lahan

“Kita belum bisa paksa sampai jadi, rencana awal ada di Oi rai, Mada oi wau, Sarae Nduha dan Lakey, karena pertimbangannya ketika ada orang istrahat di titik itu maka sangat di butuhkan mushola dan toilet,” kata Syamsul pada wartawan Selasa (17/04/2018) pagi.

Seperti di Pantai Lakey. Menurutnya, disana ada mushola yang tidak terawat dan titik pembangunannya tidak tepat. Untuk itu, pihaknya menginginkan dibangun unit baru yang lokasinya berada tepat di pintu masuk utama pinggir pantai.

“Ada mushola di Lakey tapi sampai hari ini di pantai itu belum ada mushola yang bagus. Kalau saya kepingin bangun disebelah dari pintu masuk pertama. Tapi ini masih rencana, dan akan kita sampaikan kepada Bupati. Jadi belum harga mati kayaknya,” jelasnya.

Baca :   Ganti Rugi Lahan Pelabuhan Nusantara Masih Dalam Proses

Disinggung mengenai tidak dikembangkannya spot wisata yang baru dikenal dan lebih mengarah ke penambahan fasilitas di lokasi wisata yang lama? Huriah mengaku, tidak termasuk dalam menu DAK. Alasan lain dipaparkan, sering dikunjungi dan selalu ramai.

“Contoh di Mada Oi Wau, disana udah ramai dan pasti membutuhkan fasilitas umum,” ujarnya. (ADV/Kominfo)

BERBAGI