Beranda Hot News Buntut Kasus Penganiyaan, Warga Bali Satu Blokir Jalan

Buntut Kasus Penganiyaan, Warga Bali Satu Blokir Jalan

80
Puluhan warga Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Domp, Sabtu malam kemarin (1/9) melakukan aksi blokir (blokade) jalur jalan di wilayah Dompu dengan menggunakan kayu dan batu.

DOMPU,intirakyat.com – Puluhan warga Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Domp, Sabtu malam kemarin (1/9) melakukan aksi blokir (blokade) jalur jalan di wilayah Dompu dengan menggunakan kayu dan batu. Kejadian ini dipicu lantaran tidak terima dengan adanya kejadian penganiayaan yang menimpa Debi (17 thn) seorang pelajar warga Kelurahan Bali Satu setempat.

Kasubag Humas Polres Dompu IPTU Suhatta, melalui pernyataan press realesenya melalui jejaring WhatsApp-nya membenarkan adanya kejadian pemblokiran jalan yang dilakukan oleh puluhan warga Kelurahan Bali Satu Dompu.”Iya kejadian itu ada. Warga Bali Satu melakukan blokade jalan dengan menggunakan kayu dan batu. Hal itu dilakukan mereka karena tidak terima salah satu warganya menjadi korban penganiayaan,” ujar Suhatta kepada wartawan, Minggu (2/9).

Suhatta menyebut, kejadian pemblokiran jalan tersebut berawal, pada hari Sabtu tanggal 1 September 2018 sekitar pukul 22.30 wita bertempat di Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu telah terjadi tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam berupa anak panah yang dilakukan oleh terduga pelaku (RN) seorang pelajar warga Desa Mangge Asi Kecamatan Dompu terhadap korban atas nama Debi (17 tahun) seorang pelajar warga Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu.

Baca :   Niat Mencabut Gigi, RSUD Raba Bima “tolak” Pasien BPJS

Suhatta juga menyebut, kejadian penganiyaan itu pun berawal pada pukul 22.30 wita. Dimana saat itu kata Dia, korban (Debi) keluar dari gang rumahnya, tiba – tiba datang dari arah barat terduga pelaku (RN) dengan menggunakan sepeda motor.

“secara tiba – tiba terduga pelaku (RN,Red) itu melepaskan anak panah kearah korban sehingga korban mengalami luka tusukan anak panah pada bagian dagu sebelah kanan,” ungkapnya.

Kemudian pada pukul 22.45 wita masyarakat Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu yang merasa tidak terima dengan kejadian tersebut, lalu melakukan aksi pemblokiran jalan dengan menggunakan batu dan kayu.”Warga juga sempat melakukan aksi pembakaran ban yang menyebabkan arus lalu lintas menjadi terhambat,” jelasnya.

Baca :   Warga Kota Baru Mengaku Jadi Korban CURAS

Pada pukul 23.00 wita lanjut Suhatta, Anggota Satuan Sabhara Polres Dompu yang dipimpin oleh Waka Polres Dompu KOMPOL HASBULLAH.SH tiba dilokasi pemblokiran jalan untuk membubarkan massa dan membuka jalan yang diblokir.”Namun massa tidak mengindahkan kemudian massa malah melakukan aksi pelemparan dengan menggunakan batu terhadap Anggota Polres Dompu,” bebernya.

Setelah itu, pada pukul 23.00 wita terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Anggota Satuan Intelkam dan terduga pelaku langsung digiring menuju Mapolres Dompu untuk dimankan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu tambah Suhatta,
Pada pukul 23.10 wita pemblokiran jalan akhirnya dapat dibubarkan oleh Anggota Polres Dompu dan massa (masyarakat bali satu) Kelurahan Bali Satu membubarkan diri hingga situasi dapat dikendalikan.”Mengenai motif atas kejadian antara kedua pemuda tersebut sedang didalami dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.(IR3)

BERBAGI