Beranda Diskomminfo Bukti Kemajuan Wisata Dompu Yang Luput Dari Perhatian Pemerintah

Bukti Kemajuan Wisata Dompu Yang Luput Dari Perhatian Pemerintah

84

DOMPU,intirakyat.com – Banyak Desa yang ada di Kabupaten Dompu memiliki potensi kekayaan alam yang bisa dijadikan sebagai spot wisata. Namun, Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelolanya terbilang sangat minim. Harusnya ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu selaku leading sector.

Meski luput dari pehatian, ada satu Desa yang ada di Kecamatan Manggelewa, yang terus semangat mengembangkan wisatanya. Cara pemuda Desa tersebut dalam mempromosikan desanya adalah lewat event Pacuan Kuda Pantai.

Desa tersebut adalah Desa Nanga Tumpu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Di desa ini terdapat pantai Pasir Hitam yang memukau. Ditambah lagi dengan Spot Sunset dipantai itu yang bisa memanjakan mata bagi siapapun yang mengunjunginya.

Baca :   Silaturahmi Kepala Daerah, Gubernur NTB Sambangi Dompu

Selain Spot sunset Pantai, ada pula spot sunset yang dapat dinikmati dipersimpangan jalan. Yaa. Sunset Tanjakan Nanga Tumpu namanya. Bagi warga Bima, Dompu dan Sumbawa, tanjakan ini sudah tidak asing lagi. Tanjakan yang terkenal dengan tebing nya yang curam dan Tanjakan terpanjang se NTB serta tikungan tajam kini sudah mulai ditata dan dijadikan spot wisata.

Ada juga kuliner unik yang dijajakan oleh warga setempat untuk para pengunjung. Tentunya aneka masakan yang berbahan dari kekayaan laut yang berada di desa tersebut.

“Acara pacuan Kuda pantai ini merupakan inisitif pemuda dan sebagai acara peringatan Hari lahirnya Kecamatan Manggelewa,” ungkap salah satu Pemuda Desa Nanga Tumpu, Muhammad Takdir, pada media ini beberapa waktu yang lalu.

Baca :   Diresmikan Presiden, Ini Harapan Masyarakat Dompu Pada Bendungan Tanju

Dikatakannya, event ini tidak didukung oleh leading sector pariwisata Dompu, harusnya ini kegaitan semacam ini bisa dijadikan atau dimasukkan dalam Kalender Event Tahunan Kabupaten Dompu.

“Event ini adalah salah satu langkah kami pemuda desa dalam menarik perhatian agar wisatawan bisa datang ke Desa kami. Disini banyak sekali spot wisata yang bisa dikunjungi. Semoga Dinas Pariwisata Dompu melirik apa yang kami lakukan ini,” ujarnya.

Lelaki yang akrab disapa Ompu Lembo ini, mengakui masih banyak kendala soal niatnya untuk mengembangkan Desa Wisata ini. Terlebih soal menyatukan warga desa untuk menciptakan keramahan dan kenyamanan pada wisatawan, terutama soal sikap dan perilaku juga kebersihan lingkungan. (ADV***)

BERBAGI