Beranda Pendidikan Bangunan Ambruk, Siswa TK Pertiwi Belajar di Tenda Darurat

Bangunan Ambruk, Siswa TK Pertiwi Belajar di Tenda Darurat

67

DOMPU, intirakyat.com – Para siswa dan siswi TK Pertiwi Kabupaten Dompu, Senin (25/2/2019) terpaksa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lokasi tenda darurat tepatnya di halaman sekolah setempat. Hal ini dilakukan karena kondisi bangunan sekolah TK Pertiwi sudah ambruk sejak Tahun 2018 dan tidak layak lagi untuk ditempati atau dimanfaatkan.

Kepala Sekolah (Kepsek) TK Pertiwi Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nurhayati S.Pdi mengatakan, bangunan TK Pertiwi ini sudah ambruk sejak bulan Desember Tahun 2018 kemarin.

“Fisik bangunan TK Pertiwi ini sudah lama karena dibangun Tahun 1984 dan di rehab 2004. Itulah sebabnya bangunan mudah abruk terutama dibagian atap,” ungkap Nurhayati, saat diwawancarai wartawan ini di lokasi sekolah, Senin (25/2/2019).

Dikatakan Nurhayati, Beruntung saat bangunan ini tiba tiba abruk dibagian atap dan palfonnya para siswa sedang tidak berada di dalam ruangan, sehingga saat kejadian tidak ada korban jiwa.

Baca :   Dikpora Gelar Pelatihan Literasi

“Kejadian ambruknya sekolah ini, itu bulan Desember Tahun 2018 kemarin. Atap bangunan terutama genteng, plafon dan lainnya ambruk,” jelasnya.

Akibat kondisi ini lanjut Nurhayati, para siswa dan siswi terpaksa ditempatkan di tenda darurat untuk mengikuti KBM.”Kami mendapat bantuan tenda darurat dari kementerian sosial untuk dijadikan tempat bagi para siswa mengikuti kegiatan KBM,” terangnya.

Diakui Nurhayati, pelaksanaan KBM ditenda darurat ini sudah lama berlangsung sejak Tahun 2018. Namun sayangnya kata Dia, sampai saat ini belum ada perhatian dari para pihak pihak terkait untuk membantu TK Pertiwi.”Sejauh ini hanya bantuan tenda darurat yang kami dapatkan. Mengenai bantuan lainnya belum ada kami dapatkan,” katanya.

Ditambahkan Nurhayati, terkait ambruknya bangunan TK ini pihaknya sudah melaporkan kepada pihak pihak terkait, terutama meminta bantuan Dikpora Dompu dan Pemerintah Daerah setempat.

Baca :   Guci Kuno Yang Ditemukan di Kilo Akan Diteliti oleh Arkeolog Bali

“Dulu kami sudah mendatangi pak Sekda Dompu (Drs, H Agus Bukhari SH. M.Si, Red) untuk meminta bantuan dibangunkan bangunan baru untuk TK pertiwi”

“Namun jawaban Sekda, mengingat TK Pertiwi masih statusnya swasta (yayasan), maka harus terlebih dahulu menyerahkan TK ini ke Pemda Dompu agar bisa dialokasikan anggaran untuk membangun bangunan baru. Beliau juga meminta untuk mengubah akte notaris TK Pertiwi dan saat ini akte itu sedang kami urus,” paparnya.

Lebih jauh Nurhayati berharap, ditengah kondisi TK Pertiwi seperti ini, semoga kedepan ada keseriusan para pihak terutama pemerintah untuk membantu. Minimal kata Dia, bantuan atau dibangunkannya bangunan baru di lokasi TK pertiwi ini.

“Kami kasihan kepada para siswa dan siswa disini karena setiap harinya harus mengikuti KBM di Tenda darurat. Ya, semoga saja bantuan bangunan baru semoga cepat kami dapatkan,” harapnya.(IR3)

BERBAGI