Beranda Pendidikan Aneh, Anggaran BOP TK PAUD RP 4,9 Miliar Cair Akhir Tahun 2018?

Aneh, Anggaran BOP TK PAUD RP 4,9 Miliar Cair Akhir Tahun 2018?

289

DOMPU,intirakyat.com – Perhatian pemerintah pusat dan propinsi terhadap dunia pendidikan non formal di daerah sangat luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan adanya alokasi anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah yang dikenal dengan program Bantuan Operasional Penyelenggara TK PAUD Tahun Anggaran 2018 sebesar RP 4,9 Miliar lebih.

Namun ditengah adanya perhartian pemerintah ini, ada sesuatu hal yang sangat aneh terjadi di Daerah Kabupaten Dompu. Keanehan itu pun, yakni mengenai pencairan anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sebesar RP 4,9 Miliar lebih (RP 4, 987.200.000) Tahun 2018 untuk 256 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (TK PAUD) Tahun 2018 yang ada di 8 Kecamatan di Kabupaten Dompu.

Anggaran yang sebelumnya diperuntukan untuk menunjang kegiatan TK PAUD mulai Januari sampai Desember Tahun 2018 ini, ternyata mulai cair (terealisasi) mulai hari Jumat 14 Desember 2018. Pencairan dana ini pun menimbulkan berbagai keheranan dan pertanyaan di kalangan publik.

Sebut saja, Syarifudin warga Kabupaten Dompu. Kepada wartawan ini, Jumat (14/12) mempertanyakan, apakah anggaran yang cair bulan Desember tersebut untuk membiayai kegiatan TK PAUD di Tahun 2018 ataukah di Tahun 2019. Kalau pun untuk membiayai kegiatan mulai dari bulan Januari sampai Desember 2018, mestinya dana ini cair awal tahun.

Tapi nyatanya kata Dia, dana tersebut malah cair (terealisasi) Jumat 14 Desember 2018.”Saya bingung, bagaimana lembaga (TK PAUD,Red) memanfaatkan anggaran itu sesuai aturan dan mekanisme, sementara dananya cair bulan Desember Tahun 2018,” heranya.

Dikatakan Syarifudin, jika dana yang cair Tahun 2018 itu diperuntukan untuk membiayai kegiatan TK PAUD di Tahun 2019, hal tersebut dirasa tidak masuk akal. Sebab menurut Dia, kalau anggaran 2018 otomatis kegiatannya harus diadakan tahun ini dan begitupun di tahun 2019.

“Dana TK PAU bukan seperti dana proyek yang bisa dikerjakan duluan dan dibayar belakangan. Jadi tidak mungkin kegiatan itu diadakan duluan sementara anggarannya cair akhir tahun,” katanya.

Baca :   Bantu Kakek Dorong Grobak dan Pungut Sampah, Siswa SDN 05 Dompu Viral

Tidak hanya itu lanjut Syarifudin, dirinya mengaku mendapat informasi bahwa dana sebesar RP 4, 987.200.000 ini, kabarnya sudah lama (sejak beberapa bulan di Tahun 2018, Red) masuk di Kas Daerah (Pemda) Dompu.

Namun sayangnya, dana ini malah cair atau direalisasikan akhir Tahun 2018.”Pertanyaannya, apakah dana (BOP, Red) ini mengendap lama direkening kas daerah atau memang dipakai terlebih dahulu untuk hal hal lain,” tuturnya.

Hal lainnya tambah Syarifudin, dirinya juga mempertanyakan bagaimana pemerintah memastikan ada dan atau tidaknya kegiatan TK PAUD termasuk jumlah siswanya.”Saya juga mempertanyakan bagaimana kriteria lembaga PAUD untuk bisa mendapatkan bantuan anggaran itu,” tandasnya.

Disela waktu, Kepala Bidang Belanja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Dompu, Drs. Muhammad Hatta, yang ditemui wartawan diruang kerjanya, Jumat (14/12/2018) membenarkan bahwa anggaran BOP RP 4, 987.200.000 Tahun 2018 untuk 256 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (TK PAUD) mulai terealisasi (cair) hari ini.

“Iya benar, pengurusan proses pencairan dana BOP untuk TK PAUD mulai hari ini (jumat 14 Desember 2018). Dan dana ini akan langsung masuk (dikirim) ke masing – masing rekening lembaga TK PAUD,” jelasnya.

Besaran nilai dana yang didapatkan oleh masing masing lembaga TK PAUD ini pun lanjut Hatta, berdasarkan jumlah siswanya. Hitunganya, per-siswa sebesar RP 600.000 ribu.”Jadi dari jumlah lembaga sebanyak 256 nilai total anggarnya sebesar RP RP 4, 987.200.000 dan jumlah siswa secara keseluruhan sebanyak 8,312 orang,” ungkapnya.

Mengenai kenapa dana tersebut cair di akhir tahun, dirinya mengaku tidak mengetahui apa penyebabnya. Sebab kata Dia, pihaknya (BPKAD) hanya selaku juru bayar alias yang mengurus proses pencairan dana tersebut.

“Kami hanya taunya mengurus item itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Bupati Dompu Drs. H Bambang M Yasin yang diterbitkan beberapa hari yang lalu di bulan Desember ini, sehingga itulah alasan dana itu cair di akhir tahun,” terangnya.

Baca :   STIT Sunan Giri Bima Gelar Workshop Jurnalistik Milenial

Apakah benar dana bantuan itu sudah masuk di Kas Daerah Pemda sejak beberapa bulan sebelumnya di Tahun 2018 ? Hal itu pun dibenarkan oleh dirinya. Dan dana tersebut sebelumnya masuk (dikirim) ke rekening Kas Daerah Pemda.”Iya benar, dana itu masuk sejak beberapa bulan kemarin dan dikirim di Rekening Kas Daerah Pemda Dompu yakni Bank NTB cabang Dompu selaku Bank mitra Pemda,” paparnya.

Tapi untuk lebih jelasnya mengenai kenapa dana itu cair akhir tahu tambah Hatta, dirinya menyarakan wartawan untuk mewawancarai Dinas Dikpora Dompu.”Untuk masalah tehniknya, silakan wawancara pihak Dikpora,” saranya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Dompu, H Ichtiar Yusuf SH, melalui pesan singkat lewat jejaring sosial WhatsApp dengan wartawan ini, Jumat (14/12/2018) membenarkan dana bantuan BOP tersebut cair bulan Desember.”Dana yang dicairkan itu untuk membiayai kegiatan TK PAUD mulai bulan Januari sampai Desember Tahun 2018,” jelasnya.

Hanya saja kata Dia, anggarannya baru bisa dicarikan akhir tahun (bulan desember). Tapi mengenai kegiatan TK PAUD sudah berjalan alias sudah dilaksanakan sebelum dana bantuan tersebut cair.

“Tentu kegiatan mereka sudah berjalan dan anggaran cair belakangan. Bisa saja TK PAUD memakai anggaran pribadinya dulu untuk membiayai berbagai kegiatan, sebab mengenai program ini kegiatanya harus jalan terlebih dahulu, baru diberikan BOP,” terangnya.

Mengenai lembaga TK PAUD yang mendapatkan bantuan dana itu lanjut Ichtiar, yakni lembaga yang terakomodir dalam Dapodik TK PAUD.”Jadi TK PAUD yang tidak dapodik secara online tidak diberi BOP walaupun sudah melaksanakan kegiatan,” paparnya.

Sebelumnya, berdasarkan pantuan langsung wartawan ini, Jumat (14/12/2018) terlihat sejumlah pengelola lembaga TK PAUD memadati kantor BPKAD Dompu. Kehadiran mereka dalam rangka mengurus proses pencairan dana BOP di kantor setempat. (IR3)

BERBAGI