Beranda Hot News Aksi Solidaritas Untuk Baiq Nuril, PMII Dompu Minta Presiden Bebaskan dari Hukuman

Aksi Solidaritas Untuk Baiq Nuril, PMII Dompu Minta Presiden Bebaskan dari Hukuman

97

DOMPU, INTI RAKYAT – Dukungan untuk Baiq Nuril Maknun, terpidana kasus ITE (perekaman percakapan mesum) yang divonis penjara enam bulan dan denda uang Rp 500 juta, terus berdatangan. Kali ini datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Dompu.

Dalam aksi solidaritas yang digelar Rabu (21/11/2018) pagi, massa PMII Dompu ini meminta kepada presiden Joko Widodo agar Baiq Nuril dibebaskan dari segala tuntutan. Pasalnya menurut mereka, Baiq Nuril merupakan korban yang dijadikan sebagai tersangka oleh hukum yang tidak berkeadilan di Negara ini.

Baca :   StreetScore scores a street view based on how safe it looks to a human

“Tolak eksekusi terhadap ibu Nuril yang akan dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Mataram. Ibu Nuril ini adalah korban yang dijadikan tersangka oleh sistim hukum yang buta,” kata ketua PMII Dompu, Rafidin, pada media ini.

Selain meminta kepada presiden, massa PMII juga menyerukan kepada masyarakat Dompu untuk sama-sama mendukung Baiq Nuril lewat petisi tanda tangan yang dikumpulkan. Dukungan dari elemen masyarakat sangat membantu dan bisa membuka mata hukum.

“Kami mendesak dan meminta kepada Presiden Jokowi, agar membebaskan ibu Baiq Nuril. Hukum dinegara ini tumpul ke atas tajam ke bawa,” ungkap Korlap Aksi, Wahyudin.

Baca :   ARM “sorot” Penggunaan Dana Prusda

Pantauan media ini dilapangan, aksi solidaritas ini berlangsung ramai dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. Aksi diawali dengan Longmarct mulai dari Masjid Raya Baiturahman Dompu, kemudian dilanjutkan dengan orasi di Kejaksaan, DPRD dan Pengadilan Negeri Dompu. (IR7)

BERBAGI