Beranda Pemerintahan Kasus Desa Malaju, Ini Penyampaian BPMDes

Kasus Desa Malaju, Ini Penyampaian BPMDes

99
Kabid Pemerintahan Desa DPMPD Dompu, M. Ali

DOMPU,intirakyat.com – Kepala Bidang Pemerintahan dan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kabid Pemdes BPMPDes) Kabupaten Dompu, belum lama ini membenarkan adanya dugaan kasus dugaan penyalagunaan dana APBDes Malaju senilai nkurangt lebih RP 100 Juta Tahun 2018 yang menyeret nama mantan Plt Kades Malaju yang berinisial AM.

Kabarnya, kasus tersebut ditindaklanjuti oleh tim Satgas Dana Desa dan saat ini tengah dalam penanganan oleh Kepolisian Polres Dompu.”Kasus itu (mantan Plt, Desa Malaju,Red) sedang dalam penanganan oleh Polres Dompu,” ungkap Kabid Pemdes BPMDes Kabupaten Dompu, Muhammad Ali SE, saat diwawancarai wartawan ini diruang kerjanya, Rabu (12/12/2018).

Baca :   Temuan Satgas DD Langsung Ditindaklanjuti Polres Dompu

Ali menyebut, beberapa pekan kemarin tim Satgas Dana Desa dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi RI turun di wilayah Kabupaten Dompu. Kehadiran mereka dalam rangka menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam hal pemeriksaan penggunaan keuangan oleh pemerintah Desa.

”Salah satu Desa yang menjadi fokus mereka (Satgas Dana Desa,Red) yakni Desa Malaju Kecamatan Kilo Dompu (mantan Plt, Kades Malaju AM, Red). Dasar adanya kasus dugaan penyalagunaan itulah sehinngga mantan Plt Kades Malaju di laporkan ke Polisi,” jelasnya.

Dikatakan Ali, sebelumnya terkait anggaran APBDes Desa Malaju lebih kurang RP 100 Juta ini diperuntukan membiayai pembukaan jalan baru di lokasi Desa setempat. Namun sayangnya kata Dia, item pekerjaan ini tidak dilaksanakan.

Baca :   Kasus Korupsi APBDes, Mantan Plt Kades Malaju 'melawan'

”Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) juga sempat mempertanyakan terkait persoalan di Desa Malaju setempat. Pada saat itu, ditemukan bahwa anggaran untuk membiayai pekerjaan fisik itu sudah tidak ada di rekening desa alias (sudah dicairkan,Red) sementara pekerjaan fisiknya belum dilaksanakan. Dan itulah alasan kenapa item itu menjadi temuan,” bebernya.

Tapi untuk lebih jelasnya lannjut Ali, dirinya menyarankan agar wartawan mewawancarai langsung Kepala BPMDes.”Silakan wawancara Kepala BPMDes. Karena beliau yang lebih berhak memberikan tanggapan kepada wartawan,” sarannya.(IR3)

BERBAGI